Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Amerika Serikat Menolak Rancangan Resolusi PBB tentang Perang Rusia-Ukraina

badge-check


					Amerika Serikat Menolak Rancangan Resolusi PBB tentang Perang Rusia-Ukraina Perbesar

Washington – Amerika Serikat telah memutuskan untuk tidak ikut mensponsori rancangan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menandai tiga tahun sejak invasi Rusia ke Ukraina. Resolusi tersebut mendukung integritas teritorial Ukraina dan mengecam agresi Rusia. Keputusan ini menandai perubahan besar dalam sikap sekutu utama Ukraina, menurut tiga sumber diplomatik yang berbicara kepada Reuters.

Langkah ini diduga mencerminkan ketegangan yang semakin tajam antara Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Trump diketahui berupaya mengakhiri perang di Ukraina secepat mungkin, sementara timnya telah mengadakan pembicaraan dengan Rusia tanpa melibatkan Kyiv.

Keputusan ini menjadi pukulan politik bagi Ukraina, yang selama ini bergantung pada puluhan miliar dolar bantuan militer dari AS untuk menghadapi invasi Rusia. Selain itu, Ukraina juga mendapat keuntungan dari dukungan diplomatik AS.

Rancangan resolusi untuk Majelis Umum PBB, mengecam agresi Rusia dan menegaskan kembali komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, serta integritas wilayah Ukraina dalam batas-batas yang diakui secara internasional.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, Amerika Serikat secara konsisten ikut mensponsori resolusi serupa untuk mendukung perdamaian yang adil di Ukraina,” ujar salah satu sumber diplomatik yang meminta anonimitas karena isu ini bersifat sensitif.

Sumber diplomatik pertama mengatakan kepada Reuters bahwa resolusi tersebut disponsori oleh lebih dari 50 negara, tetapi tidak menyebutkan identitas mereka.

Hingga saat ini, juru bicara misi diplomatik AS untuk PBB di Jenewa belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Rusia telah merebut sekitar 20% wilayah Ukraina dan terus memperluas kontrolnya di bagian timur negara tersebut. Moskow mengklaim bahwa “operasi militer khusus” mereka merespons ancaman eksistensial akibat keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Namun, Ukraina dan negara-negara Barat menilai tindakan Rusia sebagai upaya ekspansi wilayah secara paksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional