Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

AS Umumkan Pembatalan 83% Program USAID

badge-check


					AS Umumkan Pembatalan 83% Program USAID Perbesar

Washington – Sekretaris Negara Amerika Serikat, Marco Rubio, mengumumkan pada hari Senin (10/3/2025) bahwa 83% dari program yang didanai oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) akan dibatalkan.

Pengumuman ini merupakan langkah besar dalam upaya pemerintah Trump untuk mengurangi pemborosan pemerintah dan meningkatkan efisiensi.

Rubio menyatakan bahwa setelah tinjauan selama enam minggu, sebanyak 5.200 kontrak telah dibatalkan karena dianggap tidak melayani, dan dalam beberapa kasus bahkan merugikan, kepentingan nasional Amerika Serikat. Ia juga menyebutkan bahwa sisa 1.000 program akan dikelola lebih efektif di bawah Departemen Luar Negeri.

Pengumuman ini datang setelah beberapa minggu ketegangan antara Rubio dan Elon Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE). Meskipun ada perbedaan pendapat, keduanya tampaknya telah mencapai kesepakatan untuk bekerja sama dalam reformasi ini.

USAID, yang didirikan pada tahun 1961 oleh Presiden Kennedy, telah menyediakan bantuan kemanusiaan ke lebih dari 100 negara, termasuk bantuan bencana, kesehatan, dan program makanan darurat. Namun, pemerintahan Trump menuduh USAID sebagai lembaga yang dijalankan oleh “radikal kiri” dan menganggapnya “tidak dapat diperbaiki”.

Keputusan ini telah memicu reaksi keras dari kelompok hak asasi manusia dan mantan pejabat USAID, yang memperingatkan bahwa pemotongan program ini dapat menyebabkan “kematian yang dapat dicegah, destabilisasi, dan ancaman terhadap keamanan nasional dalam skala besar”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional