Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Tragedi Kebakaran Klub Malam Makedonia Utara, 59 Orang Tewas

badge-check


					TKP Kebakaran Club Malam di Makedonia Utara Perbesar

TKP Kebakaran Club Malam di Makedonia Utara

Kocani – Kebakaran hebat melanda sebuah klub malam di Kocani, Makedonia Utara, pada Minggu dini hari, mengakibatkan 59 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini terjadi ketika percikan api dari perangkat piroteknik memicu kobaran api di atap klub saat sebuah band tengah tampil.

Menteri Dalam Negeri Makedonia Utara, Pance Toskovski, menyatakan bahwa pihak berwenang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap empat orang yang diduga bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Polisi juga telah menahan pemilik klub untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sebuah rekaman video menunjukkan momen ketika api mulai menyambar langit-langit klub setelah percikan dari kembang api yang digunakan dalam pertunjukan musik. Dalam kepanikan, para pengunjung berusaha menyelamatkan diri dengan berlarian menuju pintu keluar.

“Semua orang berusaha menyelamatkan diri,” ujar Marija Taseva (22), salah satu korban selamat, kepada stasiun televisi lokal TV 5. Saat mencoba melarikan diri, Taseva terjatuh dan terinjak oleh orang-orang yang panik. Ia mengalami luka di pipi dan kehilangan kontak dengan saudara perempuannya yang hingga kini belum ditemukan. “Kami sudah mencarinya di berbagai rumah sakit, tapi belum menemukannya,” tambahnya.

Menurut Toskovski, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat dan dipastikan berasal dari perangkat piroteknik yang memicu api di dalam ruangan.

Menteri Kesehatan Arben Taravari mengungkapkan bahwa sebanyak 148 korban telah dilarikan ke rumah sakit di Skopje, Kocani, dan kota-kota terdekat. Dari jumlah tersebut, 18 orang mengalami luka kritis.

Laporan dari penyiar nasional MRT menyebutkan bahwa 27 korban dirawat di Rumah Sakit Kota Skopje dengan luka bakar serius, sementara 23 lainnya mendapatkan perawatan di Pusat Klinis.

Di tengah kepanikan, keluarga dan kerabat korban terus mencari orang-orang tercinta mereka di berbagai rumah sakit maupun melalui media sosial. Salah satu orang tua korban, Simeon Sokolov (50), berhasil menemukan putrinya, Anastasija, di rumah sakit darurat September 8 di Skopje. “Saya hanya tahu bahwa banyak anak muda yang menjadi korban. Dokter bekerja sekuat tenaga, tetapi jumlah korban sangat banyak,” tuturnya.

Penyelidikan Berjalan
Jaksa Agung Makedonia Utara, Ljupco Kocevski, menyatakan bahwa lima jaksa telah ditunjuk untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap insiden ini.

“Saat ini kami sedang mengumpulkan barang bukti dan mewawancarai beberapa saksi,” kata Kocevski tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara itu, tim pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan sisa-sisa api di lokasi kejadian. Tayangan televisi lokal menunjukkan kondisi bagian depan klub yang hangus, sementara foto-foto dari Reuters memperlihatkan atap seng yang ambruk serta struktur kayu di dalamnya yang telah terbakar habis.

Perdana Menteri Makedonia Utara, Hristijan Mickoski, mengungkapkan duka mendalam atas tragedi ini melalui unggahan di media sosial. “Ini adalah hari yang sangat sulit dan menyedihkan bagi Makedonia. Kehilangan begitu banyak nyawa muda adalah luka yang tak tergantikan. Duka keluarga dan sahabat mereka tak terperi,” tulisnya.

Presiden Makedonia Utara, Gordana Siljanovska Davkova, yang mengunjungi para korban di rumah sakit, tampak terharu saat memberikan pernyataan. “Saya tidak dapat memahami ini… Sungguh sebuah bencana, tragedi yang begitu besar,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Pihak berwenang berjanji akan memberikan bantuan maksimal kepada para korban serta melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kebakaran dan memastikan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional