Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

BMKG Banyuwangi Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Berlaku Hingga 22 Maret

badge-check


					BMKG Banyuwangi Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Berlaku Hingga 22 Maret Perbesar

Banyuwangi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan. Peringatan ini berlaku mulai 19 hingga 22 Maret 2025 dan mencakup beberapa perairan di Jawa Timur dan Bali.

Dalam rilis resminya, BMKG menyebutkan bahwa gelombang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Banyuwangi, Perairan Jember, Perairan Lumajang, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Perairan Selatan Pulau Bali.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama para nelayan dan operator kapal, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi gelombang tersebut. Pasang maksimum air laut berpotensi mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, serta dapat berdampak pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan.

“Fenomena ini berisiko bagi perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, hingga kapal berukuran besar. Kami mengimbau agar selalu memperbarui informasi cuaca sebelum berlayar,” tulis BMKG dalam keterangannya, Rabu (19/03/2025) melalui sosial media X BMKG Banyuwangi.

Adapun risiko tinggi perlu diperhatikan bagi jenis kapal berikut:

Perahu Nelayan: Berisiko saat kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal Tongkang: Berisiko jika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kapal Ferry: Perlu waspada jika kecepatan angin melebihi 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Kapal Besar (Kargo/Pesiar): Harus berhati-hati jika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang mencapai lebih dari 4 meter.

BMKG mengingatkan masyarakat yang tinggal di pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi cuaca dan maritim dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News