Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

AS Rilis Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK, Ungkap Keberadaan Markas CIA di Indonesia

badge-check


					Daftar Markas CIA yang Diambil dari Dokumen Pembunuhan JFK Perbesar

Daftar Markas CIA yang Diambil dari Dokumen Pembunuhan JFK

Washington DC — Pemerintah Amerika Serikat merilis ribuan dokumen rahasia terkait pembunuhan Presiden John F. Kennedy (JFK) pada Selasa (18/3/2025). Langkah ini mengakhiri lebih dari enam dekade spekulasi dan teori konspirasi seputar peristiwa tragis yang terjadi pada 22 November 1963 tersebut.

Dalam kumpulan dokumen yang dirilis, terungkap informasi mengejutkan mengenai keberadaan markas rahasia Central Intelligence Agency (CIA) di beberapa kota besar di Indonesia pada era 1960-an. Kota-kota tersebut antara lain Jakarta, Medan, dan Surabaya. Informasi ini pertama kali dipublikasikan melalui akun X @RT_com, yang memposting cuplikan dari dokumen tersebut.

Penemuan ini menambah dimensi baru dalam memahami operasi intelijen Amerika Serikat di Asia Tenggara selama periode Perang Dingin. Keberadaan markas CIA di Indonesia menunjukkan betapa strategisnya posisi Indonesia dalam peta geopolitik saat itu.

Sejarawan dan pakar intelijen menilai bahwa pengungkapan ini dapat membuka diskusi baru mengenai peran CIA di Indonesia, terutama terkait dengan dinamika politik domestik pada masa tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Indonesia mengenai temuan tersebut.

Rilis dokumen ini juga menyoroti kembali pentingnya transparansi dan akses publik terhadap informasi sejarah, terutama yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa besar yang mempengaruhi arah politik dan keamanan global.

Dengan terbukanya informasi ini, diharapkan masyarakat dan peneliti dapat menggali lebih dalam mengenai hubungan Indonesia dan Amerika Serikat pada era 1960-an, serta memahami dampaknya terhadap perkembangan politik dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional