Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

News

Memperkuat Persahabatan dan Sinergi : Strategi ISNU Banyuwangi untuk Ambil peran Besar dalam Pembangunan Daerah.

badge-check


					Memperkuat Persahabatan dan Sinergi : Strategi ISNU Banyuwangi untuk Ambil peran Besar dalam Pembangunan Daerah. Perbesar

Elmedia – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Banyuwangi menggelar pertemuan strategis di Seblang Cafe, Singojuruh, pada Minggu (23/03/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Pengurus Cabang (PC) ISNU Banyuwangi serta Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari berbagai Kecamatan.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga menegaskan pentingnya persahabatan yang kokoh, sinergi dengan pemerintah, dan regenerasi kepemimpinan untuk masa depan yang lebih gemilang!

Ketua Umum PC ISNU Banyuwangi, Abdul Azis, dalam sambutannya dengan penuh semangat menekankan bahwa persahabatan adalah kekuatan utama ISNU. Organisasi sangat bergantung pada soliditas internal dan kapasitas kolaborasi eksternal.

Menurutnya, pendekatan berbasis persahabatan di dalam organisasi memiliki korelasi langsung dengan efektivitas kerja kolektif, sebagaimana dijelaskan dalam teori modal sosial.

“Persahabatan dalam tubuh ISNU bukan sekadar relasi sosial, tetapi merupakan modal sosial yang memungkinkan terjadinya koordinasi dan kerja sama yang lebih efisien. Modal sosial ini harus terus dipupuk untuk menghasilkan kebermanfaatan yang lebih besar. ISNU harus menjadi mitra strategis dalam kebijakan daerah! Kita harus hadir dan memastikan kebijakan yang diambil berpihak kepada organinasi dan masyarakat” ujar Abdul Aziz.

Ia juga mendorong ISNU di tingkat kecamatan untuk lebih aktif berkolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk dunia usaha dan akademisi, agar program-program yang dijalankan berdampak lebih luas.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Azis menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di tingkat PAC adalah keharusan! PAC yang masa kepengurusannya telah habis diminta untuk segera menggelar konferensi anak cabang.

“Jangan sampai organisasi stagnan! Kita butuh pemimpin baru dengan energi baru agar ISNU semakin progresif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ungkapnya.

Menurutnya, pemimpin muda dengan gagasan segar akan membuat ISNU semakin dinamis dalam menjalankan program-programnya.

Suasana pertemuan semakin hangat ketika Dr. Abdul Qadir, perwakilan PAC ISNU Genteng yang juga guru di MTsN 11 Banyuwangi, memberikan tausiyah inspiratif tentang hikmah berbagi takjil di bulan Ramadhan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kekuatan ISNU ada pada kebersamaan dan jaringan yang luas. Inilah modal besar kita untuk berkontribusi lebih bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Tak hanya soal internal organisasi, Abdul Azis juga menyoroti pentingnya kemitraan erat dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia menegaskan bahwa ISNU harus hadir dalam setiap kebijakan yang menyentuh masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Memberi takjil bukan hanya sekadar berbagi makanan, tapi juga bentuk kepedulian yang bernilai pahala besar. Rasulullah telah mencontohkan bahwa orang yang memberi makanan berbuka akan mendapatkan pahala yang sama seperti orang yang berpuasa,” terangnya.

Ia pun mengajak seluruh anggota ISNU untuk aktif dalam kegiatan sosial selama Ramadhan, seperti berbagi takjil dan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pertemuan ini ditutup dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme. Para peserta berkomitmen untuk terus mempererat persahabatan, memperkuat sinergi dengan pemerintah, dan menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.

Dengan soliditas, sinergi, dan regenerasi, ISNU Banyuwangi siap melangkah lebih jauh!

(opo/yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran BLTS Kesra Tahap I Desa Gladag: 246 Warga Terima Bantuan Rp 900 Ribu

24 November 2025 - 19:34 WIB

Gebyar Janger Remaja Madyo Utomo: Kolaborasi Mahasiswa dan Pemdes Gladag Lestarikan Budaya Banyuwangi

16 November 2025 - 20:01 WIB

Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Dirjen Pesantren, Babak Baru Perhatian Negara untuk Dunia Santri

24 Oktober 2025 - 09:27 WIB

Pesantren Menyapa Dunia Digital: Kolaborasi Ilmu, Teknologi, dan Akhlak

22 Oktober 2025 - 15:08 WIB

Lomba FASI Banyuwangi 2025 Resmi Dibuka, Ratusan Siswa SD Ikuti MTQ dan Pildacil

16 Oktober 2025 - 12:38 WIB

Ratusan siswa SD dari berbagai kecamatan di Banyuwangi ikut Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2025 di GOR dan SMPN 1 Giri Banyuwangi.
Trending di News