Republik Dominika – Sebuah tragedi memilukan mengguncang ibu kota Republik Dominika pada Selasa (8/4/2025), ketika atap sebuah klub malam runtuh secara tiba-tiba dan menewaskan sedikitnya 66 orang.
Di antara korban tewas terdapat penyanyi, seorang gubernur provinsi, serta mantan pemain Major League Baseball (MLB), termasuk Octavio Dotel.
Insiden tersebut terjadi di Jet Set, salah satu klub malam ternama di Santo Domingo, saat konser penyanyi Rubby Pérez sedang berlangsung. Pérez, yang dikenal luas di dunia musik Latin, turut menjadi korban dalam musibah ini, demikian disampaikan pihak keluarga dan manajernya.
Petugas darurat terus bekerja tanpa henti untuk mencari korban selamat di bawah reruntuhan bangunan. Sejauh ini, 155 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara keluarga korban berkumpul di sekitar lokasi berharap mendapatkan kabar mengenai orang-orang terkasih mereka.
“Peralatan berat tambahan telah dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban,” ujar juru bicara kepresidenan, Homero Figueroa, dalam pernyataan resmi Selasa sore.
Kepala Pusat Operasi Darurat Republik Dominika, Juan Manuel Mendez, menyebutkan bahwa jumlah pasti pengunjung di dalam klub saat kejadian belum dapat dipastikan. Namun diketahui, acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk politisi dan atlet.
Presiden Republik Dominika, Luis Abinader, mengonfirmasi bahwa salah satu korban tewas adalah Gubernur Provinsi Monte Cristi, Nelsy Cruz, yang juga merupakan saudara perempuan dari mantan bintang MLB, Nelson Cruz.
Selain itu, dua mantan pemain MLB lainnya, Octavio Dotel dan Tony Blanco, turut menjadi korban. Dotel sempat dievakuasi dari reruntuhan namun meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Octavio Dotel, 51 tahun, memulai karier MLB-nya bersama New York Mets pada tahun 1999. Selama lebih dari satu dekade, ia memperkuat berbagai tim besar seperti Houston Astros, Oakland Athletics, New York Yankees, Chicago White Sox, hingga Detroit Tigers.
“Kami semua sedang memikirkan keluarga dan masyarakat Republik Dominika,” ujar Manajer New York Mets, Carlos Mendoza, dalam konferensi pers. “Komunitas Dominika adalah bagian penting dalam dunia bisbol.”
Pemerintah setempat menyampaikan bahwa keluarga korban saat ini mendapat dukungan psikologis, sementara penyelidikan mengenai penyebab ambruknya atap Jet Set masih terus dilakukan.
Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi rakyat Republik Dominika dan komunitas internasional, terlebih dengan kehilangan tokoh-tokoh yang selama ini menjadi kebanggaan nasional.