Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Sports

Mandul di Depan Gawang, Manchester United Kembali Tersandung di Old Trafford

badge-check


					Mandul di Depan Gawang, Manchester United Kembali Tersandung di Old Trafford Perbesar

Manchester – Krisis kemenangan Manchester United berlanjut. Kali ini, mereka dipaksa menyerah 0-1 oleh Wolverhampton Wanderers di hadapan publik sendiri, Old Trafford, dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris, Minggu (20/4/2025) malam WIB.

Satu-satunya gol dalam laga ini dicetak Pablo Sarabia lewat tendangan bebas akurat pada menit ke-77, membuat ‘Setan Merah’ kembali harus menelan hasil pahit. Kekalahan ini memperpanjang puasa kemenangan MU di Premier League menjadi empat laga beruntun.

Sebelum takluk dari Wolves, skuad asuhan Ruben Amorim sudah lebih dulu ditekuk Nottingham Forest dan Newcastle United, serta ditahan imbang Manchester City. Ironisnya, dalam keempat laga tersebut, Manchester United gagal mencetak satu gol pun.

Secara statistik, MU memang tampil lebih dominan atas Wolves. Mereka mencatatkan 12 percobaan tembakan, tetapi hanya dua yang mengarah tepat ke sasaran. Sebaliknya, Wolves yang tampil lebih pragmatis, mampu mencetak gol dari satu dari dua tembakan tepat sasaran mereka.

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap performa lini serang timnya yang dinilai terlalu tumpul.

“Kami kebobolan satu gol dari satu-satunya tembakan on target mereka. Mereka mencetak satu gol dan kami kalah,” ujar Amorim kepada Sky Sports usai laga.

“Perjalanannya akan seperti ini, naik dan turun. Mari kita selesaikan musim ini. Hari-hari seperti ini sangat mengecewakan,” sambung pelatih asal Portugal tersebut.

“Kami bermain lebih baik dari lawan, tapi kalau tidak mencetak gol, Anda tidak bisa menang. Sesederhana itu,” tegasnya.

Kekalahan ini makin menegaskan problem utama Manchester United musim ini: ketajaman. Hingga pekan ke-33, MU baru mencetak 38 gol—angka yang jauh dari cukup untuk klub sekelas mereka. Ketajaman yang memudar ini turut membuat posisi mereka di klasemen terus merosot.

Dengan sisa lima laga, tekanan terhadap Amorim mulai meningkat. Meski baru menjalani musim perdananya, tuntutan untuk membawa United kembali ke jalur kemenangan tak bisa ditunda lebih lama.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Wolves yang kini makin menjauh dari zona degradasi dan terus menunjukkan performa solid di bawah asuhan Gary O’Neil.

Manchester United dituntut segera bangkit, dan waktu terus menipis. Jika tak segera menemukan solusi atas tumpulnya lini depan, musim ini bisa berakhir jauh dari ekspektasi, bahkan mungkin tanpa tiket Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dipermalukan Tim Kasta Keempat Liga Inggris, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

28 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Manchester United dipermalukan Grimsby di Carabao Cup lewat adu penalti 12-11. Ruben Amorim akui timnya tampil buruk.

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain untuk Timnas Indonesia

27 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

26 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Liverpool menang dramatis 3-2 atas Newcastle lewat gol Rio Ngumoha menit ke-100, di tengah panasnya saga transfer Alexander Isak.

Seri Lawan Fulham, Amorim Kritik Mentalitas Bertahan Manchester United

25 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Ruben Amorim kritik mentalitas bertahan Manchester United usai ditahan Fulham 1-1 di Craven Cottage, Premier League 2025/2026.

Marquez Catat Kemenangan Ketujuh Beruntun di MotoGP Hungaria

25 Agustus 2025 - 07:42 WIB

Marc Marquez juarai MotoGP Hungaria 2025 usai kalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Semakin dekati gelar juara.
Trending di Sports