Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Viral! Ibu di Lebak Gotong Meja dan Kursi ke Sekolah Setelah Anaknya Dituduh Merusak

badge-check


					Viral! Ibu di Lebak Gotong Meja dan Kursi ke Sekolah Setelah Anaknya Dituduh Merusak Perbesar

Lebak – Aksi seorang ibu di Kabupaten Lebak, Banten, viral di media sosial setelah terekam video menggotong meja dan kursi sendirian ke sekolah.

Ibu tersebut, Arta Grace Monica (35), tampak berjalan sejauh 200 meter dari rumahnya menuju SD Negeri 2 Pasir Tangkil, Kecamatan Warunggunung, pada Senin (28/5/2025).

Arta membawa meja dan kursi sebagai bentuk tanggung jawab atas tuduhan bahwa anaknya telah merusak fasilitas sekolah tersebut.

“Karena disuruh mengganti oleh kepala sekolah di grup kelas, saya bersedia bertanggung jawab,” ujar Arta kepada wartawan usai mengantarkan meja dan kursi.

Dalam video yang beredar, Arta terlihat memanggul meja dan membawa kursi sambil berjalan perlahan menuju sekolah. Aksi ini menuai beragam komentar dari netizen, banyak yang memuji sikap tanggung jawab Arta, namun tak sedikit pula yang menyoroti cara pihak sekolah menyampaikan imbauan.

Berawal dari Teguran di Grup WhatsApp

Arta menuturkan, peristiwa ini bermula saat kepala sekolah menegur orangtua murid melalui grup WhatsApp kelas. Dalam tegurannya, kepala sekolah meminta agar orangtua mendidik anak-anaknya supaya tidak merusak fasilitas sekolah, sekaligus mengingatkan bahwa tidak semua orang mau mengganti jika terjadi kerusakan.

Arta pun mengonfirmasi kepada anaknya soal kerusakan meja dan kursi tersebut.

“Kata anak saya, meja dan kursi itu memang sudah rusak sebelumnya. Tapi saya tetap bersedia ganti, saya sampaikan di grup, lalu kepala sekolah bilang Alhamdulillah kalau mau mengganti,” jelas Arta.

Respons Dinas Pendidikan dan Bupati

Menanggapi kejadian ini, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Hadi Mulya, menyebut insiden ini hanyalah kesalahpahaman.

“Salah paham, kepala sekolah itu sebenarnya hanya mengimbau saja,” kata Hadi saat dikonfirmasi, Senin.

Menurut Hadi, pihaknya akan mengevaluasi cara komunikasi sekolah dengan orangtua murid.

“Ke depan, kami imbau sekolah untuk membuat surat resmi, tidak hanya lewat grup WhatsApp, agar tidak terjadi kesalahpahaman lagi,” lanjutnya.

Lebih lanjut lagi, Hadi juga memastikan bahwa anak Arta tidak akan mengalami diskriminasi akibat kejadian ini.

Tak hanya itu, Bupati Lebak turut turun tangan. Bupati dikabarkan mengganti biaya meja dan kursi yang sudah dibawa Arta ke sekolah sebagai bentuk empati terhadap masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News