Manila – Kecelakaan maut terjadi di gerbang tol wilayah utara Filipina pada Kamis (1/5/2025), ketika sebuah bus penumpang melaju kencang dan menabrak deretan kendaraan yang tengah mengantre. Peristiwa nahas di Kota Tarlac, sekitar 130 kilometer sebelah utara Manila, menewaskan sedikitnya 10 orang. Korban termasuk beberapa anak-anak, dan melukai lebih dari dua lusin lainnya.
Menurut keterangan kepolisian setempat, kecelakaan terjadi di tengah arus lalu lintas padat pada libur Hari Buruh (May Day). Kepala Polisi Tarlac, Letnan Kolonel Romel Santos, mengatakan bahwa pengemudi bus yang turut menjadi korban luka telah diamankan dan mengaku sempat tertidur sesaat sebelum kejadian.
“Bus menabrak sebuah van yang sedang berhenti bersama tiga kendaraan lainnya di gerbang tol. Delapan dari korban tewas berada di dalam van tersebut, termasuk anak-anak,” ujar Santos kepada wartawan.
Benturan keras membuat van terjepit di antara bus yang datang dari belakang dan sebuah mobil di depannya. Dua korban lainnya adalah pasangan suami-istri yang berada di dalam mobil yang ikut terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut.
Sebagian besar korban luka merupakan penumpang bus. Insiden terjadi sekitar tengah hari saat suhu udara mencapai puncaknya di musim panas.
Kecelakaan lalu lintas bukan hal asing di Filipina. Lemahnya penegakan aturan keselamatan, kondisi kendaraan yang sering tidak layak jalan, serta kelalaian pengemudi disebut sebagai faktor utama penyebab kecelakaan di jalan raya negara tersebut.
Pihak berwenang menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan kemungkinan pelanggaran hukum lebih lanjut yang dilakukan pengemudi maupun pihak pengelola bus.