Miami – Pebalap muda asal Australia, Oscar Piastri, kembali membuktikan dirinya sebagai kandidat kuat juara dunia Formula 1 musim ini setelah meraih kemenangan keempatnya dalam GP Miami, Minggu (4/5/2025) waktu setempat. Piastri memimpin finis 1-2 McLaren bersama rekan setimnya, Lando Norris, dalam balapan sepanjang 57 lap yang penuh drama dan strategi.
Start dari posisi ketiga, Piastri mampu memanfaatkan insiden awal antara Max Verstappen dan Norris di Tikungan 1. Verstappen yang start dari pole melakukan lock-up, memaksa Norris keluar lintasan, sehingga memberi jalan bagi Kimi Antonelli dan Piastri untuk naik ke posisi dua dan tiga.
Tak butuh waktu lama, Piastri menyalip Antonelli untuk merebut posisi kedua, lalu mulai memangkas jarak dengan Verstappen. Tekanan demi tekanan diberikan hingga akhirnya pada Lap 14, Piastri mengambil alih pimpinan lomba setelah Verstappen melakukan kesalahan pengereman.
“Mobil hari ini luar biasa. Setelah apa yang terjadi di Sprint dan Kualifikasi, saya tidak menyangka akan bisa menang seperti ini. Tapi tim memberikan saya paket yang luar biasa,” ujar Piastri usai lomba.
Setelah Piastri unggul, giliran Norris yang kembali memburu Verstappen. Lewat manuver agresif, Norris berhasil merebut posisi kedua dan tak lagi terkejar. Dua mobil McLaren kemudian mendominasi jalannya lomba, menyelesaikan balapan dengan selisih 4,63 detik antara Piastri dan Norris, sementara George Russell (Mercedes) yang finis ketiga tertinggal lebih dari 37 detik dari pemimpin lomba.
Verstappen sendiri harus puas finis keempat. Dengan hasil ini, catatan unik terus berlanjut: belum pernah ada polesitter yang menang di Miami sejak Grand Prix ini diperkenalkan.
Performa Impresif dan Drama di Tengah Balapan
Selain McLaren yang tampil luar biasa, penampilan Alex Albon juga patut mendapat sorotan. Pebalap Williams itu finis kelima, mengungguli Antonelli (Mercedes) di posisi enam.
Drama terjadi di kubu Ferrari. Charles Leclerc dan Lewis Hamilton—yang masih dalam masa adaptasi di tim barunya—terlibat diskusi panjang soal team order. Leclerc sempat diberi jalan oleh Hamilton, namun akhirnya posisi dikembalikan menjelang akhir lomba. “Kami akan bahas setelah balapan,” kata Leclerc singkat via radio tim.
Hamilton sempat terlibat pertarungan sengit dengan Carlos Sainz, yang akhirnya finis di posisi sembilan di belakang sang juara dunia tujuh kali. Yuki Tsunoda melengkapi posisi sepuluh besar untuk Red Bull.
Empat pebalap gagal menyelesaikan lomba: Jack Doohan, Gabriel Bortoleto, Ollie Bearman, dan Liam Lawson. Doohan tersingkir sejak Lap 1 setelah insiden dengan Lawson, sementara Bearman dan Bortoleto mengalami kerusakan mekanis yang memicu dua periode Virtual Safety Car.
Klasemen dan Agenda Selanjutnya
Sebagai juara GP Miami, Oscar Piastri kini memimpin klasemen pebalap dengan 131 poin, unggul 26 angka dari Norris (105), sementara Verstappen tetap di posisi ketiga dengan 99 poin. Dominasi McLaren dalam beberapa balapan terakhir menjadi sinyal kuat bahwa perebutan gelar musim ini tak lagi hanya soal Red Bull atau Ferrari.
Seri berikutnya akan digelar di Imola untuk Grand Prix Emilia-Romagna pada 16-18 Mei 2025. Pertarungan antara McLaren, Red Bull, dan Ferrari diprediksi kembali memanas di sirkuit legendaris tersebut.