Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Sports

Frattesi Antar Inter ke Final Liga Champions Setelah Laga Epik Lawan Barcelona

badge-check


					Davide Frattesi merayakan gol kemenangan yang ia cetak untuk Inter pada leg kedua semifinal Liga Champions. Perbesar

Davide Frattesi merayakan gol kemenangan yang ia cetak untuk Inter pada leg kedua semifinal Liga Champions.

Milan – Inter Milan memastikan tiket ke final Liga Champions UEFA 2024/2025 setelah mengalahkan Barcelona dengan skor 4-3 (agregat 7-6) dalam laga semifinal leg kedua yang berlangsung dramatis hingga babak perpanjangan waktu di Stadion San Siro, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. Gol penentu dicetak oleh Davide Frattesi pada menit ke-100, menutup duel penuh ketegangan yang akan dikenang sebagai salah satu laga terbaik dalam sejarah kompetisi.

Inter Unggul Lebih Awal, Barcelona Balas Lewat Comeback Spektakuler

Bertolak dari hasil imbang 3-3 di leg pertama di Barcelona, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal laga. Inter membuka keunggulan lebih dulu lewat Lautaro Martínez pada menit ke-21, setelah kerja sama apik antara Federico Dimarco dan Denzel Dumfries. Martinez mencetak gol kedelapannya dalam tujuh laga terakhir Liga Champions.

Menjelang turun minum, Nerazzurri menggandakan keunggulan. Pau Cubarsí melanggar Lautaro di kotak penalti, dan Hakan Çalhanoğlu dengan tenang menaklukkan Wojciech Szczęsny dari titik putih. Skor 2-0 membuat Inter tampak melangkah pasti menuju final.

Namun, seperti leg pertama, Barcelona menunjukkan daya juang luar biasa. Eric García mencetak gol balasan lewat tembakan voli spektakuler, sebelum Dani Olmo menyamakan agregat lewat sundulan tajam dari umpan Gerard Martín. Ketika Raphinha mencetak gol ketiga Barça dan membalikkan agregat menjadi 6-5, harapan Inter sempat menipis.

Tapi drama belum usai. Bek veteran Francesco Acerbi menyelamatkan Inter dengan gol penyeimbang lima menit jelang waktu normal usai, memaksa laga lanjut ke babak tambahan.

Frattesi Jadi Pahlawan, Sommer Jadi Tembok Terakhir

Di babak perpanjangan waktu, Inter tampil agresif dan akhirnya kembali memimpin. Frattesi, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Szczęsny. Gol tersebut membuat agregat berubah menjadi 7-6 untuk keunggulan tuan rumah.

Barcelona mencoba bangkit sekali lagi. Pemain muda Lamine Yamal nyaris menyamakan kedudukan, namun kiper Yann Sommer tampil heroik dengan penyelamatan luar biasa untuk menjaga kemenangan Inter.

Begitu peluit akhir berbunyi, Stadion San Siro bergemuruh. Para pemain, pelatih, dan suporter merayakan malam yang akan dikenang selamanya. Inter pun melaju ke final Liga Champions keduanya dalam tiga musim terakhir dan yang ketujuh sepanjang sejarah klub.

Yann Sommer, kiper Inter Milan menerima penghargaan Player of The Match

Yann Sommer, kiper Inter Milan menerima penghargaan Player of The Match.

Reaksi Inter dan Barcelona

Pelatih Inter, Simone Inzaghi, memuji kerja keras anak asuhnya. “Kami bermain dengan hati, dengan pengorbanan. Saya bangga bisa melatih tim ini,” ujarnya. Davide Frattesi yang menjadi penentu kemenangan mengaku tak percaya dengan apa yang ia alami. “Ini seperti mimpi. Emosi malam ini luar biasa,” katanya.

Kiper Yann Sommer juga mengakui bahwa pertandingan ini sangat spesial. “Banyak tim mungkin akan menyerah saat tertinggal, tapi kami tidak. Penyelamatan pada Yamal? Itu mungkin yang paling penting,” ucapnya.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan kekecewaannya. “Kami sudah memberikan segalanya. Kami tidak menyerah, tapi hasilnya bukan milik kami kali ini.”

Statistik Menarik

  • Total 13 gol tercipta dalam dua leg semifinal ini, menyamai rekor gol terbanyak di fase gugur Liga Champions (Liverpool vs Roma 2017/18).
  • Inter kini tak terkalahkan dalam 16 laga kandang terakhir di Liga Champions (13 menang, 3 imbang).
  • Barcelona mencetak dan kebobolan total 67 gol sepanjang Liga Champions musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maradona Tidak Mati: Napoli Rayakan Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda

31 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Warga Napoli rayakan ulang tahun ke-65 Diego Maradona dengan arak-arakan patung dari Maradona Museum keliling kota.

Brentford Tundukkan Liverpool, Manchester United Makin Konsisten

26 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Liverpool kalah dari Brentford, Manchester United menang 4–2 atas Brighton, dan Sunderland kejutkan Chelsea di Stamford Bridge.

Chelsea dan Liverpool Kompak Menang Besar di Liga Champions

23 Oktober 2025 - 07:41 WIB

Chelsea dan Liverpool kompak menang 5-1 di Liga Champions, sementara Juventus kembali kalah usai dibekuk Real Madrid 0-1.

Verstappen Juarai F1 GP Amerika, McLaren Semakin Tertekan

20 Oktober 2025 - 09:05 WIB

Max Verstappen dominan di F1 GP Amerika Serikat, memangkas jarak ke Oscar Piastri dan memperketat perebutan gelar juara.

Maguire Akhiri Kutukan Anfield, Manchester United Tumbangkan Liverpool 2–1

20 Oktober 2025 - 08:05 WIB

Harry Maguire antar Manchester United kalahkan Liverpool 2–1 di Anfield, kemenangan pertama di markas rival abadinya sejak 2016.
Trending di Sports