Manchester – Manchester United memastikan langkah ke final Liga Europa setelah menang meyakinkan 4-1 atas Athletic Bilbao di Old Trafford, Jumat (9/5/2025) dini hari WIB. Dua gol dari pemain pengganti, Mason Mount menjadi pembeda dalam laga leg kedua semifinal ini, di mana Setan Merah sempat tertinggal lebih dulu.
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, kembali menurunkan susunan pemain yang sama seperti saat menang 3-0 di leg pertama di Bilbao. Namun dominasi serupa tak terlihat di awal pertandingan. Justru tim tamu tampil agresif dan mendapatkan hasilnya pada menit ke-31.
Setelah tembakan jarak jauh Álvaro Djaló diblok oleh Leny Yoro, bola liar disambar Mikel Jaureguizar. Gelandang muda Athletic itu melesakkan bola ke pojok kanan atas gawang André Onana, membuat publik Old Trafford terdiam.
Manchester United nyaris menyamakan kedudukan di akhir babak pertama ketika Alejandro Garnacho menyia-nyiakan peluang emas hasil umpan terobosan Patrick Dorgu. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Bilbao Rasakan Comeback Berkelas Manchester United
Dominasi Bilbao terus berlanjut di babak kedua hingga akhirnya Ruben Amorim melakukan tiga pergantian sekaligus pada menit ke-62. Salah satu yang masuk adalah Mason Mount, dan keputusannya terbukti brilian.
Hanya butuh sepuluh menit, Mount menerima bola di kotak penalti hasil aksi individu Yoro dan melepaskan tembakan berkelas yang menggetarkan jala gawang Julen Agirrezabala.
Gol tersebut membalik momentum pertandingan. Casemiro membawa United unggul lewat sundulan tajam menyambut tendangan bebas Bruno Fernandes. Tak lama berselang, giliran Rasmus Højlund mencetak gol ketiga setelah menyambar umpan rendah dari Amad Diallo.
Mount kemudian mengunci kemenangan di masa injury time lewat sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Agirrezabala. Gol kedua Mount tersebut menutup laga dengan skor agregat telak 7-1 untuk Manchester United.
Pelatih Ruben Amorim mengaku puas dengan hasil ini, meskipun tetap menekankan pentingnya final. “Jika kami tidak memenangkan final, semua ini tidak berarti. Tapi malam ini, saya bangga dengan respons tim,” ujarnya kepada TNT Sports.
Sementara itu, pelatih Athletic, Ernesto Valverde, menyayangkan performa anak asuhnya di akhir laga. “Kami bermain baik selama 80 menit, tapi sepak bola berlangsung 90 menit. Kami membayar mahal untuk 10 menit buruk itu,” katanya.
Statistik Menarik:
- Manchester United mencapai final Liga Europa ketiga dalam sejarah klub (2017, 2021, 2025).
- Mereka belum terkalahkan dalam 14 laga Liga Europa musim ini (9 menang, 5 imbang).
- Setan Merah kini hanya terpaut dua gol dari rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Europa (Porto, 37 gol pada 2010/11).
- Mount mencetak dua gol dalam 20 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.
- Athletic hanya menang tiga kali dalam 12 laga terakhir melawan tim Inggris di kompetisi Eropa.
Final Liga Europa akan berlangsung di San Mamés, Bilbao, Kamis 22 Mei 2025.