Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Sports

Zona Liga Champions Kian Panas! Siap-Siap Laga Final Forest vs Chelsea!

badge-check


					Zona Liga Champions Kian Panas! Siap-Siap Laga Final Forest vs Chelsea! Perbesar

London – Forest dan Chelsea kini menjadi sorotan utama dalam perebutan tiket ke Liga Champions musim depan, usai keduanya gagal meraih kemenangan di akhir pekan yang penuh drama. Hasil imbang Forest dan kekalahan Chelsea membuat peluang mereka menipis, sementara persaingan justru dimanfaatkan oleh Newcastle United dan Aston Villa yang sama-sama meraih kemenangan krusial.

Kemenangan keduanya tak hanya memperkuat posisi di klasemen, tetapi juga mengubah peta persaingan secara signifikan. Situasi pun kian pelik dan rumit: tak satu pun dari enam klub pesaing — termasuk Arsenal dan Manchester City — yang bisa merasa benar-benar aman dalam dua pekan terakhir Premier League musim ini.

Di City Ground, ketegangan tak hanya terasa di lapangan. Pelatih Forest, Nuno Espirito Santo, dan pemilik klub Evangelos Marinakis, tertangkap kamera tengah berdiskusi serius usai hasil imbang 2-2 kontra Leicester City. Hasil itu memang memastikan Forest lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 1996, tetapi juga membuat laga terakhir mereka kontra Chelsea pada 25 Mei mendatang menjadi laga hidup-mati.

Hasil pertandingan minggu ke-36 Liga Inggris 2025.

Villa Mengintai, Newcastle Berpeluang Runner Up

Aston Villa menjadi kuda hitam. Dengan dua laga tersisa melawan finalis Liga Europa — Tottenham Hotspur dan Manchester United — peluang Villa terbuka lebar, meski tantangan tak kalah berat. Mereka bisa menggeser Manchester City keluar dari zona UCL, atau malah menang dua kali dan tetap gagal lolos.

Newcastle United, sementara itu, tampil solid saat menjamu Chelsea di St James’ Park. Gol cepat mereka — yang keempat dalam dua menit pertama musim ini — menggambarkan karakter permainan agresif ala Eddie Howe. Formasi eksperimental 3-4-3 yang memanfaatkan peran fleksibel Anthony Gordon membingungkan Chelsea.

Kemenangan tersebut membuat Newcastle kini hanya terpaut satu poin dari Arsenal, dan akan menghadapi The Gunners di Emirates Stadium akhir pekan depan. Sebuah kemenangan di London bisa membuka jalan bagi The Magpies finis sebagai runner-up — prestasi tertinggi sejak musim 1996/97.

Chelsea Krisis, Tanpa Jackson di Laga Penentuan Lawan Forest

Chelsea kini terpuruk. Kekalahan di Newcastle diperparah oleh kartu merah Nicolas Jackson yang akan absen dalam tiga laga — termasuk duel penentu melawan Forest. Absennya sang striker berdampak krusial, mengingat The Blues telah kalah tiga kali dari enam laga Premier League tanpa Jackson musim ini.

Statistik pun tak berpihak pada mereka. Sejak Natal, Chelsea hanya meraih sedikit poin tandang, hanya unggul atas Leicester dan Southampton. Enzo Maresca punya pekerjaan rumah besar: menemukan solusi ofensif tanpa Jackson dan menghidupkan kembali permainan Cole Palmer yang mulai kelelahan.

Forest: Bangga, Tapi Belum Puas

Meski memastikan tempat di Eropa, Nottingham Forest merasa kehilangan dua poin saat ditahan Leicester. Dua kesalahan gelandang Leicester, Bilal El Khannouss, dimanfaatkan sempurna oleh Morgan Gibbs-White untuk menciptakan dua gol bagi Forest.

Namun gol penyeimbang dari Facundo Buonanotte di menit-menit akhir membuat fans tuan rumah bungkam. Sebuah momentum terbuang, dan kini Forest harus menang atas Chelsea demi menjaga asa lolos ke Liga Champions — skenario yang tidak mustahil mengingat performa buruk Chelsea di laga tandang.

Arsenal Tak Aman, City Terpeleset

Arsenal gagal mempertahankan keunggulan di Anfield. Dua gol dari Liverpool, yang dicetak oleh Cody Gakpo dan Luis Diaz, memperlihatkan celah di lini pertahanan The Gunners. William Saliba dan Jakub Kiwior dikritik karena membiarkan lawan mencetak gol dari posisi bebas.

Jika kesalahan serupa terulang saat menjamu Newcastle pekan depan, Arsenal bisa tergelincir ke peringkat tiga — atau lebih buruk lagi, harus mencari poin di laga terakhir kontra Southampton untuk mengunci posisi lima besar.

Hal serupa juga dialami Manchester City. Hasil imbang tanpa gol di markas Southampton membuat posisi mereka rapuh. Kini, bahkan tempat City di Liga Champions pun belum aman.

Klasemen Liga Inggris per 12 Mei 2025

Dua Pekan Menuju Klimaks, Penentuan Bagi Forest dan Chelsea

Dengan dua pertandingan tersisa, persaingan akan sangat panas hingga tak bisa ditebak. Newcastle bisa finis di urutan kedua — atau keenam. Villa bisa menggusur City — atau gagal total. Forest bisa menang atas Chelsea — dan tetap tersingkir. Bahkan Arsenal, yang semula nyaman di posisi dua, bisa saja terpental dari lima besar.

Satu hal yang pasti: akhir pekan ini akan dikenang sebagai salah satu momen paling menentukan dalam musim Premier League 2024/25. Panggung Liga Champions belum punya tuan. Dan setiap poin di sisa dua pekan akan bernilai sejarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dipermalukan Tim Kasta Keempat Liga Inggris, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

28 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Manchester United dipermalukan Grimsby di Carabao Cup lewat adu penalti 12-11. Ruben Amorim akui timnya tampil buruk.

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain untuk Timnas Indonesia

27 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

26 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Liverpool menang dramatis 3-2 atas Newcastle lewat gol Rio Ngumoha menit ke-100, di tengah panasnya saga transfer Alexander Isak.

Seri Lawan Fulham, Amorim Kritik Mentalitas Bertahan Manchester United

25 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Ruben Amorim kritik mentalitas bertahan Manchester United usai ditahan Fulham 1-1 di Craven Cottage, Premier League 2025/2026.

Marquez Catat Kemenangan Ketujuh Beruntun di MotoGP Hungaria

25 Agustus 2025 - 07:42 WIB

Marc Marquez juarai MotoGP Hungaria 2025 usai kalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Semakin dekati gelar juara.
Trending di Sports