Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Trump Akan Hubungi Putin dan Zelenskiy Bahas Gencatan Senjata

badge-check


					Pembicaraan damai antara delegasi Rusia dan Ukraina yang dimoderatori Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan. Istanbul, Turki, 16 Mei 2025. Perbesar

Pembicaraan damai antara delegasi Rusia dan Ukraina yang dimoderatori Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan. Istanbul, Turki, 16 Mei 2025.

Istanbul – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan akan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Senin besok (waktu setempat). Tujuannya adalah membahas kemungkinan gencatan senjata dalam perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Setelah Pertemuan di Turki

Pengumuman ini disampaikan setelah pertemuan antara delegasi Rusia dan Ukraina di Turki pada Jumat. Pertemuan tersebut merupakan pembicaraan langsung pertama sejak Maret 2022. Namun, belum ada hasil signifikan selain kesepakatan awal untuk menukar 1.000 tahanan perang dari masing-masing pihak.

Seorang pejabat Ukraina mengatakan, Rusia mengajukan syarat agar Ukraina menarik pasukannya dari empat wilayah yang diklaim Rusia sebelum gencatan senjata bisa dilakukan. Wilayah itu antara lain Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.

Isi Pembicaraan Trump

Lewat media sosial Truth Social, Trump menyebut bahwa pembicaraan dengan Putin akan dilakukan pukul 10 pagi waktu AS Timur. Ia mengatakan, topik utama adalah menghentikan pertumpahan darah dan membahas isu perdagangan. Setelah itu, Trump juga akan menghubungi Zelenskiy dan beberapa pemimpin NATO.

“Saya berharap hari Senin akan menjadi hari yang produktif. Semoga gencatan senjata bisa tercapai dan perang yang brutal ini segera berakhir,” tulis Trump.

Reaksi Dunia

Presiden Ukraina, Zelenskiy, kembali menyerukan sanksi yang lebih keras kepada Rusia setelah serangan drone Rusia di wilayah Sumy menewaskan sembilan warga sipil. Ia menilai serangan itu sebagai pembunuhan yang disengaja.

Sementara itu, negara-negara Eropa seperti Prancis dan Inggris menyatakan bahwa Rusia belum menunjukkan niat serius untuk berdamai. Uni Eropa pun sedang menyiapkan paket sanksi baru untuk menekan Moskow.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional