Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Sports

Comeback Epik! Gauff Kalahkan Sabalenka di French Open 2025

badge-check


					Coco Gauff menjadi juara French Open 2025 setelah mengalahkan petenis no. 1 dunia, Aryna Sabalenka. Sabtu, 7 Juni 2025. Perbesar

Coco Gauff menjadi juara French Open 2025 setelah mengalahkan petenis no. 1 dunia, Aryna Sabalenka. Sabtu, 7 Juni 2025.

Paris – Petenis Amerika Serikat, Coco Gauff, mencatatkan sejarah baru di Roland Garros setelah menaklukkan petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, dalam final French Open 2025 yang berlangsung di Court Philippe Chatrier, Paris, Sabtu (7/6/2025).

Dalam laga yang berlangsung sengit selama tiga set, Gauff menang 6-7(5), 6-2, 6-4 dan resmi mengangkat trofi Grand Slam keduanya. Gelar ini menjadikannya petenis Amerika pertama yang menjuarai French Open sejak Serena Williams pada 2015 dan yang termuda sejak Williams pada 2002.

“Ini kemenangan yang sangat berarti. Tiga tahun lalu saya meninggalkan tempat ini dengan banyak kekecewaan dan pikiran gelap. Tapi kini, saya kembali dan menang. Itu yang paling penting,” ujar Gauff dalam konferensi pers usai pertandingan.

Bangkit dari Ketertinggalan

Final antara dua petenis teratas dunia itu awalnya menyajikan pertarungan sengit. Sabalenka tampil dominan di awal pertandingan dan merebut set pertama lewat tie-break, 7-6(5). Meski sempat tertinggal 1-4, Gauff berhasil menyamakan kedudukan sebelum kalah di babak penentuan.

Namun, petenis unggulan kedua itu tak kehilangan fokus. Gauff tampil solid di set kedua dengan mengandalkan akurasi pukulan dan konsistensi bertahan. Ia merebut empat dari lima game pertama dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

“Angin sangat kencang di lapangan, kami latihan tadi dengan atap tertutup. Jadi saya tahu pertandingan ini akan sangat mengandalkan mental,” kata Gauff.

Sabalenka Gagal Cetak Sejarah

Di set ketiga, Gauff sempat unggul 3-1 sebelum Sabalenka menyamakan skor. Namun, ketenangan Gauff di poin-poin krusial membuatnya keluar sebagai juara.

Sementara itu, Sabalenka kembali harus puas sebagai runner-up Grand Slam. Kekalahan ini menggagalkan ambisinya menjadi petenis aktif pertama yang memegang gelar di tiga dari empat turnamen Grand Slam.

“Itu pertandingan terburuk yang saya mainkan dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Sabalenka yang tampil emosional di podium juara. “Kondisinya sangat sulit dan dia bermain lebih baik. Saya akui itu.”

Euforia Sang Juara

Setelah poin terakhir dimenangkan, Gauff jatuh terduduk di tanah liat Philippe Chatrier, menangis haru sebelum memeluk tim pelatih dan keluarganya. Di ruang konferensi pers, ia sempat mengundang tawa dengan menjatuhkan tutup trofi Suzanne Lenglen Cup saat berfoto.

“Ini untuk semua orang Amerika yang terlihat seperti saya,” katanya dengan suara bergetar, mengacu pada representasi atlet kulit hitam di dunia tenis.

Kemenangan Gauff melanjutkan tren positif petenis wanita Amerika di musim Grand Slam 2025 setelah sebelumnya Madison Keys menjuarai Australian Open.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dipermalukan Tim Kasta Keempat Liga Inggris, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

28 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Manchester United dipermalukan Grimsby di Carabao Cup lewat adu penalti 12-11. Ruben Amorim akui timnya tampil buruk.

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain untuk Timnas Indonesia

27 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

26 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Liverpool menang dramatis 3-2 atas Newcastle lewat gol Rio Ngumoha menit ke-100, di tengah panasnya saga transfer Alexander Isak.

Seri Lawan Fulham, Amorim Kritik Mentalitas Bertahan Manchester United

25 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Ruben Amorim kritik mentalitas bertahan Manchester United usai ditahan Fulham 1-1 di Craven Cottage, Premier League 2025/2026.

Marquez Catat Kemenangan Ketujuh Beruntun di MotoGP Hungaria

25 Agustus 2025 - 07:42 WIB

Marc Marquez juarai MotoGP Hungaria 2025 usai kalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Semakin dekati gelar juara.
Trending di Sports