Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Religi

Desa Gladag Sembelih 14 Sapi dan 28 Kambing Kurban: Dibagikan kepada 2.582 KK

badge-check


					Desa Gladag Sembelih 14 Sapi dan 28 Kambing Kurban: Dibagikan kepada 2.582 KK Perbesar

Banyuwangi – Hari Raya Idul Adha 1446 H menjadi momen untuk berbagi kepada sesama. Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Idul Qurban tahun ini tercatat sebanyak 14 ekor sapi dan 28 ekor kambing disembelih sebagai hewan kurban

Seluruh hewan qurban merupakan hasil partisipasi masyarakat, kelompok, serta beberapa lembaga yang berada di Desa Gladag. Daging qurban tersebut kemudian dibagikan kepada 2.582 kepala keluarga yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Kepala Desa Gladag, A. Chaidir Sidqi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme warga dalam melaksanakan qurban tahun ini. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi melalui pelaksanaan ibadah qurban.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan semangat gotong royong warga, kita dapat menyalurkan daging qurban kepada seluruh masyarakat desa. Semoga membawa berkah dan mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Proses penyembelihan dan pendistribusian daging dilakukan dengan tertib dan gotong royong oleh panitia qurban, yang terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat desa, dan relawan dari berbagai unsur.

Dengan total penerima sebanyak 2.582 kepala keluarga, pelaksanaan qurban tahun ini menjadi salah satu yang terbanyak dalam beberapa tahun terakhir di Desa Gladag, menandakan semakin meningkatnya kesadaran beragama dan kepedulian sosial masyarakat.

“Semoga tahun depan hewan kurban yang kita sembelih bisa lebih banyak lagi. Semakin banyak yang berkurban menunjukkan semakin baik perekonomian masyarakat dan semakin baik pemahaman dan kesadaran masyarakat akan ketentuan agama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gema Sholawat dan Santunan Yatim Piyatu – Dhuafa di Desa Gladag

12 Juli 2025 - 20:42 WIB

Ngalap Berkah dari Tanah Suci, Pemdes Gladag Gelar Ziarah Haji

30 Juni 2025 - 17:56 WIB

Pemdes Gladag akan Gelar Semaan Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin, Ini Jadwalnya

30 Mei 2025 - 18:08 WIB

Tujuh Alasan Mengapa Babi Ngepet Tidak Mengambil Uang di ATM

7 Mei 2025 - 18:17 WIB

Babi ngepet tidak bisa curi uang di ATM

Sejarah Gelar Haji di Indonesia: Cara Belanda Menandai Orang Terdidik

5 Mei 2025 - 16:13 WIB

Gambar ini adalah ilustrasi untuk artikel Sejarah gelar Haji.
Trending di Religi