Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Internasional

Senator AS Dijegal dan Diborgol Saat Konferensi Pers Imigrasi

badge-check

Senator Amerika Serikat Alex Padilla (D-CA), yang menginterupsi konferensi pers yang digelar oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem, dikeluarkan dari lokasi acara di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 12 Juni 2025. (foto: REUTERS/Aude Guerrucci) Perbesar

Senator Amerika Serikat Alex Padilla (D-CA), yang menginterupsi konferensi pers yang digelar oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem, dikeluarkan dari lokasi acara di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 12 Juni 2025. (foto: REUTERS/Aude Guerrucci)

Los Angeles – Suasana konferensi pers tentang penggerebekan imigrasi yang digelar oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, di Los Angeles pada Kamis (12/6) berubah tegang ketika Senator Demokrat dari California, Alex Padilla, dijegal dan diborgol oleh petugas keamanan setelah mencoba mengajukan pertanyaan.

“Saya Senator Alex Padilla. Saya punya pertanyaan untuk menteri,” ujar Padilla, 52 tahun, dalam konferensi yang digelar di tengah gelombang protes di Los Angeles menentang kebijakan keras Presiden Donald Trump terhadap imigrasi.

Dalam video yang dibagikan Padilla di media sosial, terlihat tiga agen keamanan mendorongnya ke lantai dan memborgol tangannya ke belakang.

“Kalau ini cara Departemen Keamanan Dalam Negeri memperlakukan seorang senator yang hanya ingin bertanya, bisa dibayangkan seperti apa mereka memperlakukan petani, juru masak, dan pekerja harian di komunitas Los Angeles, California, bahkan di seluruh negeri,” ujar Padilla usai dibebaskan tak lama kemudian.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan antara pemerintah federal dan pejabat-pejabat lokal di negara-negara bagian yang menolak kebijakan imigrasi pemerintahan Trump. Gedung Putih sendiri telah mengerahkan Garda Nasional dan Marinir AS ke Los Angeles untuk mengamankan gedung-gedung federal serta melindungi agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).

Departemen Keamanan Dalam Negeri, dalam pernyataannya di platform X, menyebut tindakan Padilla sebagai “teater politik yang tidak sopan.” Mereka juga menambahkan bahwa agen Secret Service mengira Padilla sebagai ancaman karena ia tidak mengenakan pin pengenal senator.

Wakil Direktur FBI, Dan Bongino, membela tindakan para agen, menyatakan bahwa Padilla “secara fisik menolak saat diamankan.”

Respon Partai Politik

Insiden ini memicu reaksi keras dari para Senator Demokrat. Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer mengatakan video penangkapan itu “berbau totalitarianisme.” Senator Cory Booker menyebut peristiwa ini sebagai bagian dari “pola dan praktik”, merujuk pada insiden sebelumnya di Newark.

“Saya telah berada di sini selama lebih dari 32 tahun,” kata Senator Demokrat Patty Murray dari negara bagian Washington. “Saya yakin semua senator mengecam hal ini sebagai sesuatu yang keterlaluan.”

Sementara itu, sebagian anggota Partai Republik menyalahkan Padilla. Senator John Barrasso dari Wyoming menilai Padilla seharusnya “berada di Washington untuk bekerja, bukan membuat drama di Los Angeles.” Namun, Senator Lisa Murkowski dari Alaska menilai perlakuan terhadap Padilla “salah dan menjijikkan.”

Rangkaian Ketegangan

Insiden Padilla menambah panjang daftar peristiwa serupa. Pada Mei lalu, Wali Kota Newark Ras Baraka ditangkap saat mengunjungi pusat detensi imigrasi swasta. Kemudian, anggota Kongres LaMonica McIver didakwa atas tuduhan melawan terhadap petugas.

Bahkan, seorang hakim di Wisconsin juga didakwa setelah mencoba membantu seorang terdakwa imigrasi menghindari deportasi. Sementara itu, Gubernur California Gavin Newsom juga menjadi target kritik Trump, yang secara terbuka mengatakan akan mendukung penangkapannya.

Anggota DPR McIver menyatakan, “Pemerintahan ini akan melakukan apa pun demi mencegah pejabat terpilih menjalankan tugasnya. Mereka tidak ingin pengawasan, mereka ingin kendali penuh.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Houthi Serang Markas Militer Yaman, Tewaskan 53 Tentara

20 Okt 2026 - 09:13 WIB

Houthi Serang Markas Militer Yaman, Tewaskan 53 Tentara

Perancis Akan Berlakukan Jam Malam Usai Kerusuhan

20 Okt 2026 - 08:05 WIB

Perancis Akan Berlakukan Jam Malam Usai Kerusuhan

Rusia Serang 28 Fasilitas Energi Ukraina, 500.000 Warga Terdampak

20 Okt 2026 - 07:15 WIB

Rusia Serang 28 Fasilitas Energi Ukraina, 500.000 Warga Terdampak

Gelombang Demonstrasi Meluas di Eropa, dari Perancis hingga Italia dan Portugal

20 Okt 2026 - 06:25 WIB

Gelombang Demonstrasi Meluas di Eropa, dari Perancis hingga Italia dan Portugal

Drone Ukraina Hantam Fasilitas Minyak Rusia, Satu Orang Tewas

19 Okt 2026 - 09:11 WIB

Drone Ukraina Hantam Fasilitas Minyak Rusia, Satu Orang Tewas
Trending di Internasional