Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Sports

Djokovic Masih Perkasa, Lolos ke Putaran Ketiga Wimbledon ke-19 Kalinya

badge-check


					(foto: REUTERS/Andrew Couldridge) Perbesar

(foto: REUTERS/Andrew Couldridge)

London – Petenis Serbia berusia 38 tahun, Novak Djokovic tampil luar biasa di Centre Court Wimbledon, Kamis (3/7/2025). Djokovic mengalahkan wakil tuan rumah Dan Evans tiga set langsung, 6-3, 6-2, 6-0, hanya dalam waktu kurang dari dua jam.

Kemenangan ini mempertegas status Djokovic sebagai salah satu unggulan paling berbahaya di turnamen Grand Slam lapangan rumput ini. Dengan permainan nyaris tanpa cela, ia memastikan tempat di putaran ketiga untuk kali ke-19—sebuah rekor di era Open untuk sektor putra.

“Kadang ada hari-hari seperti ini, di mana semuanya berjalan sesuai rencana. Hari ini saya merasa seperti itu,” ujar Djokovic usai pertandingan. “Teknis dan taktis, saya tahu persis apa yang harus saya lakukan dan saya bisa mengeksekusinya dengan sempurna.”

Target Gelar Grand Slam ke-25

Djokovic, yang mengincar gelar Grand Slam ke-25 dalam kariernya, tampil sangat dominan sejak awal pertandingan. Ia melaju cepat dalam setiap game servisnya, sementara Evans yang turun dengan status wildcard harus berjuang keras hanya untuk mempertahankan servis sendiri. Ia bahkan harus menyelamatkan sembilan break point di set pertama sebelum akhirnya kehilangan servis pada percobaan ke-10 Djokovic.

Laga menjadi semakin berat sebelah ketika Djokovic mulai menyerang sisi backhand slice Evans yang terlihat tak lagi efektif. Petenis peringkat 154 dunia itu, yang sempat bertengger di posisi 21 dunia dua tahun lalu, tak mampu mengimbangi kecepatan dan akurasi pukulan Djokovic.

Djokovic memenangi set kedua dengan relatif mudah, dan di set ketiga ia langsung melesat hingga unggul 5-0. Evans sempat memiliki dua peluang break point, tetapi Djokovic menggagalkannya tanpa kesulitan berarti.

“Saya pikir dari awal saya sudah berada dalam performa terbaik. Evans bisa menyulitkan kalau kita tidak tampil 100 persen, tapi saya bisa jaga level saya hari ini,” kata Djokovic.

Sejarah dan Ambisi di Wimbledon

Ini adalah tahun ke-20 Djokovic berlaga di Wimbledon, dan ia menyebut turnamen ini tetap menjadi yang paling istimewa di hatinya. Sejak tersingkir di perempat final pada 2017, Djokovic telah menembus enam final berturut-turut—menang di empat edisi awal dan kalah dua kali terakhir dari Carlos Alcaraz.

“Saya tahu sejarah ada di depan mata dan saya ingin mewujudkan sesuatu yang besar di sini,” ujarnya menambahkan.

Dengan performa solid yang ditampilkan kali ini, sulit untuk tidak memasukkan Djokovic sebagai kandidat kuat juara Wimbledon tahun ini—sekali lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dipermalukan Tim Kasta Keempat Liga Inggris, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

28 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Manchester United dipermalukan Grimsby di Carabao Cup lewat adu penalti 12-11. Ruben Amorim akui timnya tampil buruk.

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain untuk Timnas Indonesia

27 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

26 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Liverpool menang dramatis 3-2 atas Newcastle lewat gol Rio Ngumoha menit ke-100, di tengah panasnya saga transfer Alexander Isak.

Seri Lawan Fulham, Amorim Kritik Mentalitas Bertahan Manchester United

25 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Ruben Amorim kritik mentalitas bertahan Manchester United usai ditahan Fulham 1-1 di Craven Cottage, Premier League 2025/2026.

Marquez Catat Kemenangan Ketujuh Beruntun di MotoGP Hungaria

25 Agustus 2025 - 07:42 WIB

Marc Marquez juarai MotoGP Hungaria 2025 usai kalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Semakin dekati gelar juara.
Trending di Sports