Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Julio César Chávez Bela Sang Putra yang Ditangkap: “Dia Bukan Penjahat!”

badge-check


					Legenda tinju Meksiko Julio César Chávez. (foto: marca.com) Perbesar

Legenda tinju Meksiko Julio César Chávez. (foto: marca.com)

Mexico City – Legenda tinju Meksiko Julio César Chávez menyatakan siap “bertarung di luar ring” demi membela putranya yang ditangkap di Amerika Serikat. Petugas Imigrasi AS baru-baru ini menangkap Julio César Chávez Jr., karena pelanggaran visa dan dugaan pemalsuan dokumen kartu hijau.

Chávez Jr., 39 tahun, tengah menghadapi tuduhan serius bukan hanya di AS, tetapi juga di Meksiko. Ia memiliki surat penangkapan aktif di negaranya terkait dugaan keterlibatan dalam perdagangan senjata dan narkoba. Selain itu, Ia juga terhubung dengan Kartel Sinaloa—salah satu jaringan kriminal terbesar di dunia.

“Banyak yang membicarakan ini, memang rumit,” kata Chávez Sr. kepada El Heraldo. “Tapi kami tetap tenang karena tahu anak saya tidak bersalah. Anak saya mungkin punya banyak kekurangan, tapi dia bukan kriminal, apalagi seperti yang dituduhkan.”

Tuduhan Berat dan Jejak Kartel

Jaksa Agung Meksiko, Alejandro Gertz Manero, mengungkap bahwa investigasi terhadap Chávez Jr. bermula pada 2019 setelah AS mengajukan keluhan resmi terkait kegiatan kriminal Kartel Sinaloa. Tuduhan itu mencakup perdagangan manusia, senjata, dan narkoba.

Namun, sang ayah menilai tuduhan itu berlebihan. “Kami tinggal di Culiacán. Tidak mungkin tidak kenal orang-orang itu. Tapi kenal bukan berarti ikut serta. Dulu saya juga kenal semua orang, tapi saya tidak ditangkap,” ujarnya.

Chávez Sr. sendiri di masa jayanya memang dekat dengan figur-figur dunia malam dan bahkan pernah mengaku berteman dengan Amado Carrillo Fuentes, bos narkoba ternama dari Kartel Juárez.

Upaya Hukum Gagal di Meksiko

Menurut Gertz Manero, tim kuasa hukum Chávez Jr. telah mengajukan sedikitnya lima permohonan perlindungan hukum di Meksiko. Namun, otoritas Meksiko menolak seluruh permohonan itu lantaran sang petinju masih berada di Amerika Serikat.

Sementara itu, sang ayah menegaskan bahwa tim hukum di kedua negara telah bersiap. “Pengacara di AS sedang berjuang agar dia tetap di sana. Tapi kalau dia harus kembali ke Meksiko, kami siap bertarung di bawah hukum negara kami,” tegasnya.

Penangkapan Usai Kalah dari Jake Paul

Penangkapan Chávez Jr. menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, pihak imigrasi AS melakukan penahanan hanya beberapa hari setelah kalah dari youtuber yang beralih menjadi petinju, Jake Paul, dalam laga di California.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengaku telah menetapkan keputusan penangkapan pada 27 Juni, sehari sebelum pertarungan. Namun, tidak jelas mengapa baru melakukan eksekusi setelah pertandingan, beberapa hari kemudian.

“Kenapa dibiarkan bertarung dulu?” tanya Chávez Sr. “Anak saya sudah tiga tahun membayar pajak di AS, sekarang tiba-tiba dituduh cuci uang di Meksiko? Ya, dia memang kenal orang-orang itu, tapi itu bukan bukti bahwa dia pengedar narkoba. Mari kita percaya pada hukum.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional