Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Putin dan Trump akan Bertemu Pekan Depan

badge-check


					Putin dan Trump akan Bertemu Pekan Depan Perbesar

Washington – Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada pekan depan. Namun, ia mengatakan tidak mengetahui adanya rencana pertemuan antara Putin dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

“Sejauh yang saya dengar, ada sejumlah lokasi, tetapi mereka sepakat untuk tidak mengungkapkannya. Jadwalnya, saya kira, pekan depan. Itu pun saya simpulkan dari apa yang dikatakan presiden sendiri,” ujar Polyanskiy di Washington, Kamis (7/8/2025).

Ia menegaskan, “Saya belum mendengar adanya rencana pertemuan dengan Presiden Zelenskiy, tapi saya memang tidak berada dalam lingkaran itu.”

Pertemuan Pertama Sejak 2021

Jika pertemuan Putin dan Trump terealisasi, ini akan menjadi pertemuan pertama antara pemimpin AS dan Rusia sejak pertemuan Putin dengan Presiden AS kala itu Joe Biden di Jenewa pada Juni 2021.

Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022 dengan alasan menghadapi ancaman terhadap keamanan nasionalnya. Kyiv dan negara Barat menilai langkah itu sebagai upaya perebutan wilayah bergaya imperial.

Trump sebelumnya berjanji akan mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Namun, hampir tujuh bulan menjabat pada periode keduanya, janji itu belum terwujud.

Rusia Kecam Rencana Israel Kuasai Gaza

Dalam kesempatan yang sama, Polyanskiy juga mengkritik rencana Israel mengambil alih Jalur Gaza secara penuh.

“Kami menilai ini adalah langkah yang sangat buruk, menuju arah yang sama sekali salah, dan kami mengecam tindakan semacam itu,” tegasnya.

Pernyataan ini muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pada Kamis bahwa Israel berencana mengambil kendali militer atas seluruh Gaza. Rencana itu memicu kritik internasional di tengah serangan hampir dua tahun terhadap wilayah Palestina tersebut, yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan memicu krisis kelaparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional