LONDON, 18 Agustus 2025 – Spanduk raksasa bertuliskan “Champions of the World” terbentang megah di tribun The Shed, Stadion Stamford Bridge, Minggu (17/8), saat Chelsea kembali berlaga di Liga Inggris usai menjuarai Piala Dunia Antarklub bulan lalu. Namun, pesta kebanggaan itu tak berlanjut di lapangan setelah “The Blues” ditahan imbang tanpa gol oleh Crystal Palace.
Hanya sebulan berselang dari kemenangan 3-0 atas Paris Saint-Germain di final Piala Dunia Antarklub, publik Stamford Bridge merasakan kenyataan berbeda. Chelsea kesulitan menembus rapatnya pertahanan Palace meski didukung deretan rekrutan anyar. Suasana semarak “We’ve won it all” yang dikumandangkan suporter perlahan meredup, berganti dengan kekecewaan saat peluit panjang berbunyi.
Kesempatan terbaik justru datang dari tim tamu pada menit ke-13. Tendangan bebas Eberechi Eze bersarang ke gawang Chelsea, tetapi gol dianulir karena posisi salah satu pemain Palace dianggap mengganggu pagar hidup.
Pemain Muda Jadi Sorotan
Dua debutan, Joao Pedro dan Jamie Gittens, gagal memberikan pengaruh berarti. Justru bek muda berusia 19 tahun, Josh Acheampong, yang tampil menonjol di jantung pertahanan. Ia menunjukkan ketenangan sekaligus kedewasaan dalam menghadapi serangan balik Palace.
Sementara itu, masuknya winger Brasil berusia 18 tahun, Estevao, pada menit ke-54 memberi warna berbeda. Kecepatan dan keberaniannya sempat menghidupkan harapan publik tuan rumah. Pada menit-menit akhir, ia hampir mencetak gol kemenangan setelah menerima umpan silang Marc Cucurella, tetapi tendangannya melambung tipis di atas mistar.
“Dia menunjukkan kepribadian dan akan menjadi pemain penting bagi klub ini,” ujar pelatih Enzo Maresca seusai laga.
Respons Pelatih
Maresca menolak anggapan bahwa persiapan Chelsea terganggu akibat agenda padat tur pramusim di Amerika Serikat. “Saya tidak berpikir begitu. Hingga akhir kami berusaha menang,” katanya.
Di kubu seberang, pelatih Palace Oliver Glasner mendapat banyak pertanyaan soal masa depan Eze yang dikaitkan dengan Tottenham Hotspur. “Itu keputusan klub. Kita lihat nanti apa yang terjadi,” ujarnya singkat.
Ujian Konsistensi
Hasil imbang ini menjadi pengingat bahwa gelar juara dunia bukan jaminan mulusnya langkah di liga domestik. Chelsea harus segera menemukan konsistensi jika ingin bersaing di papan atas Liga Inggris. Sementara itu, Palace pulang dengan satu poin berharga sekaligus bukti bahwa mereka tetap menjadi lawan tangguh.