LOS ANGELES, 1 Oktober 2025 – Hollywood tengah diramaikan dengan kemunculan “aktris” baru bernama Tilly Norwood, sosok digital yang sepenuhnya diciptakan oleh kecerdasan buatan (AI). Kehadirannya memicu perdebatan sengit, setelah para kreator asal Belanda mengungkapkan bahwa karakter tersebut sedang dalam pembicaraan dengan sejumlah agensi.
Sekilas, Norwood tampak seperti aktris muda yang tengah merintis karier. Di akun media sosialnya, sosok berambut cokelat itu berpose layaknya model dan bahkan menampilkan sketsa komedi yang sepenuhnya digarap dengan AI. “Aku mungkin AI, tapi aku merasakan emosi sungguhan sekarang. Aku sangat bersemangat dengan apa yang akan datang!” tulis pengelola akun tersebut.
Namun, kehadiran Norwood langsung mendapat penolakan keras dari Serikat Aktor Amerika (SAG-AFTRA) serta sejumlah bintang papan atas, seperti Emily Blunt, Natasha Lyonne, hingga Whoopi Goldberg.
“Norwood bukanlah aktor. Ia hanyalah karakter yang dihasilkan program komputer, dilatih dari karya tak terhitung jumlahnya milik para aktor profesional,” kata SAG-AFTRA dalam pernyataan resminya.
Serikat tersebut menegaskan bahwa karakter seperti Norwood tidak memiliki pengalaman hidup, tidak mengenal emosi, dan penonton diyakini tidak akan tertarik pada konten digital yang sepenuhnya terlepas dari pengalaman manusia.
Pencipta Klaim Sebagai Karya Seni
Norwood diciptakan oleh aktris sekaligus komedian asal Belanda, Eline Van der Velden, melalui perusahaannya, Particle6. Ia menyebut karakter ini sebagai bentuk “eksperimen seni” dan menolak anggapan bahwa Norwood diciptakan untuk menggantikan aktor manusia.
“Bagi saya, menciptakan Tilly adalah tindakan imajinasi dan keterampilan, tidak berbeda dengan menggambar karakter, menulis peran, atau membentuk sebuah performa,” tulis Van der Velden di Instagram. Ia menambahkan bahwa karya semacam ini seharusnya dinilai sebagai “genre tersendiri”, bukan dibandingkan langsung dengan aktor manusia.
Akun Instagram Norwood menampilkan beragam konten, mulai dari foto-foto hasil pemotretan hingga parodi iklan. Bahkan, terdapat rekayasa visual yang menempatkannya duduk di sofa acara bincang-bincang The Graham Norton Show.
Hollywood Khawatirkan Dampak AI
Teknologi AI memang menjadi salah satu isu panas dalam industri hiburan. Pada 2023, penggunaan AI menjadi salah satu pemicu mogok massal para penulis dan aktor di Hollywood yang menuntut perlindungan hukum dari eksploitasi teknologi.
SAG-AFTRA memperingatkan, penggunaan Norwood dalam proyek resmi bisa menabrak kontrak kerja yang baru saja disepakati setelah mogok tersebut. “Alih-alih menyelesaikan masalah, ini justru menciptakan masalah baru. Menggunakan performa curian untuk menyingkirkan aktor, merugikan penghidupan mereka, dan merendahkan seni peran manusia,” tegas pernyataan serikat.
Sejumlah bintang pun menyuarakan kekhawatiran. Emily Blunt menyebut keberadaan Norwood sebagai “menakutkan”. “Itu AI? Astaga, kita dalam masalah besar,” ujarnya dalam sebuah wawancara podcast. Sementara Natasha Lyonne menyerukan boikot terhadap agensi yang bekerja sama dengan Norwood.
Di sisi lain, Whoopi Goldberg dalam acara The View menilai penonton tetap bisa membedakan aktor manusia dengan karakter buatan. “Kita bergerak berbeda, wajah kita bergerak berbeda, tubuh kita bergerak berbeda,” ujarnya, meski tetap mengkritik tren ini.
Popularitas Norwood mencuat setelah pembuatannya dipresentasikan dalam sebuah pertemuan industri di Zurich akhir pekan lalu. Van der Velden bahkan memperkenalkan Xicoia, agensi khusus untuk “talenta AI”, yang diklaim akan segera bekerja sama dengan studio besar Hollywood.












