Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung layanan publik jemput bola yang digelar di Masjid Baiturrahman, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini merupakan inovasi pemerintah daerah dalam rangka memberikan pelayanan secara langsung di tengah masyarakat.
Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Inspektur, kepala perangkat daerah terkait, Direktur RSUD Genteng, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, serta Camat Rogojampi.
Berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) juga dihadirkan untuk membuka layanan sesuai bidangnya masing-masing. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan layanan Pelangi (Pelayanan Adminduk Banyuwangi).
Badan Pendapatan Daerah memberikan layanan mutasi dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). DPMPTSP menyediakan layanan penerbitan NIB, KKPR, dan PBG. Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan membuka Klinik UMKM untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.
Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian menghadirkan layanan konsultasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) serta rekomendasi pendaftaran merek. Dinas Sosial membuka layanan konsultasi sosial, sedangkan Dinas Kesehatan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi kesehatan melalui Posbindu.
“Layanan publik jemput bola ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan pengurusan berkas perizinan dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi saat ini bulan ramadhan, kita ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ipuk.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga berinteraksi secara langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi dan saran untuk Banyuwangi yang lebih baik. Tak hanya itu, kegiatan tersebut ditutup dengan berbuka puasa bersama dan solat Maghrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap pelayanan publik semakin mudah diakses masyarakat, sekaligus memperkuat kedekatan antara pemerintah dengan warga.
Momentum bulan suci Ramadan juga diharapkan menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Banyuwangi yang lebih maju dan melayani.








