Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Banyuwangi, (3/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri para kepala desa serta jajaran pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi M.Y. Bramuda, S.Sos., MBA., M.M., Ketua PKDI Kabupaten Banyuwangi Budiharto, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Banyuwangi.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua PKDI dan Bupati Banyuwangi, doa bersama, halal bihalal, serta ramah tamah.
Dalam sambutannya, Ketua PKDI Kabupaten Banyuwangi, Budiharto, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini sengaja dikemas dengan suasana santai, akrab, dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, di tengah padatnya aktivitas pemerintahan, momen di luar kantor menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para kepala desa.
Budiharto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas perhatian terhadap pemerintah desa, khususnya dengan adanya tambahan alokasi Siltap (Penghasilan Tetap) perangkat desa sebesar Rp15 miliar yang diberikan kepada desa-desa se-Kabupaten Banyuwangi.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh kepala desa dan camat untuk terus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Ia berharap masyarakat dapat segera menyampaikan berbagai persoalan, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan kondisi sosial ekonomi, melalui pemerintah desa maupun camat agar dapat segera ditindaklanjuti. “Mari kita bersama-sama majukan desa dan tekan angka kemiskinan,” tegas Ipuk.
Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuwangi berhasil mempertahankan tingkat kemiskinan yang lebih rendah dibandingkan sejumlah daerah di wilayah sekitar, seperti Kabupaten Situbondo, Jember, Bondowoso, dan Lumajang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan harus terus dilakukan melalui kolaborasi seluruh elemen pemerintahan hingga tingkat desa.
Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Diharapkan, momentum ini semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mempercepat pembangunan yang merata di seluruh wilayah Banyuwangi.








