London – Petenis muda Spanyol Carlos Alcaraz memastikan tiket ke final turnamen Queen’s Club 2025 usai menaklukkan senior senegaranya, Roberto Bautista Agut, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-4, Sabtu (21/6/2025). Kemenangan tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Alcaraz menjadi 17 laga sekaligus menandai kemenangan ke-250 sepanjang karier profesionalnya.
Di laga puncak, Alcaraz akan menghadapi kejutan dari Republik Ceko, Jiri Lehecka, yang sebelumnya menyingkirkan unggulan kedua dan harapan tuan rumah, Jack Draper, lewat pertarungan tiga set 6-4, 4-6, 7-5.
“Saya merasa bermain tenis dengan sangat baik dan semakin nyaman di lapangan,” kata Alcaraz yang bulan ini juga baru saja menjuarai Prancis Terbuka, gelar Grand Slam kelimanya. “Saya mencintai permainan ini, dan saya senang bisa bermain dengan senyuman. Itulah kunci dari hasil positif yang saya raih.”
Performa Stabil Alcaraz
Meski sempat menjalani laga melelahkan lebih dari tiga jam melawan Jaume Munar di awal pekan, Alcaraz tampil lebih efisien saat menghadapi Bautista Agut. Meski lawan memberikan perlawanan gigih, Alcaraz hanya membutuhkan satu break point di masing-masing set untuk mengamankan kemenangan.
“Saya tahu harus fokus sejak awal dan menekan di tiap kesempatan. Roberto adalah lawan yang tangguh,” ujar Alcaraz yang juga merupakan juara turnamen ini pada tahun 2023.
Lehecka Hancurkan Mimpi Tuan Rumah
Di laga semifinal lainnya, Jiri Lehecka menjadi sosok yang membuyarkan harapan publik Inggris akan final ideal antara Alcaraz dan Draper. Dengan performa agresif dan mental baja, Lehecka sukses menundukkan Draper di hadapan pendukung tuan rumah.
“Ini sangat berarti. Jack adalah lawan yang luar biasa dan saya tahu tidak mudah mengalahkannya di sini,” ujar Lehecka usai laga. Petenis berusia 23 tahun ini menjadi petenis pria Ceko pertama yang mencapai final turnamen lapangan rumput level elite sejak Tomas Berdych di Wimbledon 2010.
Lehecka tampil solid di set pertama dan memanfaatkan kelengahan Draper untuk mengunci keunggulan. Draper sempat bangkit di set kedua, namun Lehecka tampil lebih konsisten di set penentuan dan merebut break krusial di game ke-11. Frustrasi, Draper bahkan sempat memukul papan iklan elektronik hingga dijatuhi pelanggaran.
“Rasanya luar biasa, apalagi ini kemenangan pertama saya atas pemain top-10 sejak mengalahkan Alcaraz di Doha Februari lalu,” tambah Lehecka.
Draper Fokus ke Wimbledon
Meski gagal mencapai final, pencapaian Draper di Queen’s Club membuatnya naik ke peringkat keempat unggulan untuk Wimbledon yang akan dimulai 30 Juni mendatang.
“Saya bangga bisa bermain sejauh ini, terlebih kondisi saya belum 100 persen karena baru pulih dari radang amandel,” kata Draper. “Sekarang saya akan fokus pemulihan dan menatap Wimbledon.”