Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Atasi Overtourism, Cannes Batasi Kapal Pesiar Besar Mulai 2026

badge-check


					Atasi Overtourism, Cannes Batasi Kapal Pesiar Besar Mulai 2026 Perbesar

Paris – Kota Cannes di French Riviera akan batasi kapal pesiar mulai tahun depan, sebagai bagian dari upaya mengatasi dampak overtourism. Dewan kota setempat memutuskan melarang kapal pesiar dengan kapasitas lebih dari 1.000 orang untuk bersandar di pelabuhan Cannes mulai 1 Januari 2026.

Pemerintah Kota Cannes mengambil langkah ini di tengah meningkatnya kekhawatiran global atas dampak pariwisata massal terhadap lingkungan dan kualitas hidup warga lokal. Fenomena overtourism juga mencuat dalam beberapa pekan terakhir, seperti demonstrasi pistol air di Spanyol, aksi mogok mendadak di Museum Louvre Paris, hingga protes publik terhadap pernikahan mewah Jeff Bezos dan Lauren Sanchez di Venesia.

Dewan Kota Cannes menyatakan, kebijakan ini bertujuan menjadikan kota lebih “tidak padat, tidak besar, tidak mencemari, dan lebih estetis.” Selain melarang kapal besar, kota juga akan membatasi jumlah total wisatawan kapal pesiar yang turun setiap hari maksimal 6.000 orang. Kapal besar yang tetap ingin berkunjung harus menggunakan kapal kecil untuk mengangkut penumpang ke daratan.

“Cannes telah menjadi tujuan penting bagi kapal pesiar, dengan manfaat ekonomi yang nyata,” ujar Wali Kota Cannes, David Lisnard. “Namun ini bukan soal melarang, melainkan mengatur, menata, dan memberi panduan soal navigasi mereka.”

Prancis Menjadi Destinasi Wisata Utama di Eropa

Prancis merupakan negara dengan jumlah kunjungan wisatawan terbanyak di Eropa. Tahun lalu, sekitar 100 juta turis datang ke negara itu—angka yang bahkan melampaui jumlah penduduknya. Kini, negara ini berada di garis depan dalam menyeimbangkan antara keuntungan ekonomi dari sektor wisata dan perlindungan lingkungan.

Meskipun begitu, sejumlah operator kapal pesiar mengkritik kebijakan semacam ini karena dianggap merugikan destinasi dan penumpang. Dua kapal besar dijadwalkan tiba di Cannes pada Minggu ini, dengan kapasitas gabungan lebih dari 7.000 orang. Namun pihak operator belum memberikan tanggapan atas regulasi baru tersebut.

Kota tetangga, Nice, juga telah mengumumkan pembatasan terhadap kapal pesiar sebelumnya. Sebagaimana dengan sejumlah kota Eropa lain yang juga bergerak menanggapi ledakan pariwisata global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tragedi Rio de Janeiro: Operasi Polisi Tewaskan 121 Orang

31 Oktober 2025 - 08:32 WIB

Operasi polisi di Rio de Janeiro menewaskan 121 orang, menjadikannya yang paling mematikan dalam sejarah Brasil.

Pencurian Mahkota Kerajaan di Louvre Prancis, Pakar Sebut Barang Curian Akan Hilang Selamanya

22 Oktober 2025 - 09:22 WIB

Pencurian mahkota Kerajaan di Louvre jadi aib nasional Prancis. Polisi buru geng spesialis perhiasan lintas Eropa.

Industri Film Dunia Tetap Melaju di Tengah Ancaman Tarif Trump

19 Oktober 2025 - 10:29 WIB

Ancaman tarif 100 persen dari Donald Trump tak hentikan produksi global seperti Star Wars: Starfighter. Industri film tetap melaju.

Aksi ‘No Kings’ di AS, Ribuan Warga Protes Kebijakan Trump

19 Oktober 2025 - 07:59 WIB

Ribuan warga AS turun ke jalan dalam aksi No Kings memprotes kebijakan Donald Trump yang dinilai mengancam demokrasi dan kebebasan sipil.

Tercatat Sejarah: Trump Umumkan Perang Gaza Berakhir

14 Oktober 2025 - 08:34 WIB

Hamas bebaskan sandera terakhir, Trump nyatakan perang Gaza berakhir. Dunia sambut babak baru perdamaian Timur Tengah.
Trending di Internasional