ELmedia – Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, kini tiba saatnya merayakan kemenangan dengan penuh suka cita. Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti setiap rumah, dengan tradisi saling bermaafan dan berkumpul bersama keluarga besar.
Salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari Idul Fitri adalah hidangan khas yang menggugah selera.
Di meja makan, berbagai sajian lezat tersaji, mulai dari ketupat yang menjadi simbol Lebaran, opor ayam dengan kuah santan yang gurih, rendang daging yang kaya rempah, hingga sambal goreng hati yang menggoda.
Tak ketinggalan, aneka kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju yang manis melengkapi kemeriahan hari raya.
Namun, di balik kelezatannya, banyak makanan khas Lebaran yang bisa memicu naiknya kadar asam urat dan kolesterol jika dikonsumsi secara berlebihan.
Opor ayam dan rendang, misalnya, mengandung santan dan lemak jenuh yang tinggi. Jeroan yang sering diolah menjadi sambal goreng hati juga mengandung purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat. Belum lagi daging merah yang sering menjadi bahan utama berbagai hidangan khas Lebaran, serta makanan manis yang bisa berkontribusi pada peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh.
Meski begitu, bukan berarti kita harus menahan diri sepenuhnya dari hidangan lezat tersebut. Kuncinya adalah mengatur porsi makan, menyeimbangkan dengan makanan sehat seperti sayuran dan buah, serta banyak minum air putih agar tubuh tetap sehat selama perayaan Idul Fitri. Dengan begitu, kita bisa menikmati kebersamaan tanpa perlu khawatir akan dampak buruk bagi kesehatan.
Kolesterol dan Asam Urat sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Baik itu dari jenis sakitnya, maupun penyebabbya. Anda bisa baca perbedaannya disini.
Berikut Makanan yang Bisa Menyebabkan Asam Urat dan Kolesterol Tinggi:
Makanan yang Menyebabkan Asam Urat Tinggi
Makanan tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, di antaranya:
- Jeroan (hati, ginjal, otak, usus, paru)
- Daging merah (sapi, kambing, babi)
- Makanan laut (udang, kepiting, cumi, kerang, ikan teri, sarden, tuna)
- Kaldu daging dan kuah kental
- Kacang-kacangan (kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang merah)
- Sayuran tertentu (bayam, asparagus, kembang kol, jamur)
- Minuman beralkohol (terutama bir)
- Minuman manis tinggi fruktosa (soda, jus kemasan, sirup)
Makanan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi disebabkan oleh makanan tinggi lemak jenuh dan trans, seperti:
- Makanan gorengan (tempe goreng, ayam goreng, kentang goreng)
- Makanan cepat saji (burger, pizza, hot dog)
- Daging berlemak (kulit ayam, iga sapi, daging olahan seperti sosis dan bacon)
- Produk susu tinggi lemak (keju, mentega, krim, susu full cream)
- Kuning telur (terutama jika dikonsumsi berlebihan)
- Kue dan pastry (donat, croissant, biskuit, kue kering)
- Margarin dan minyak kelapa sawit
Untuk mengontrol asam urat dan kolesterol, sebaiknya kurangi konsumsi makanan di atas dan perbanyak makanan sehat seperti buah, sayur, biji-bijian, serta protein rendah lemak seperti ikan tanpa lemak dan ayam tanpa kulit.