Wellington – Dua elang raksasa yang selama lebih dari satu dekade melayang gagah di atas terminal Bandara Internasional Wellington, Selandia Baru, resmi akan diturunkan pekan ini. Keputusan ini mengakhiri era ikonik yang telah menjadi penanda kuat keterikatan kota ini dengan semesta film The Lord of the Rings dan The Hobbit karya Peter Jackson.
Dengan bentang sayap sepanjang 15 meter dan berat mencapai 1,1 ton, kedua patung elang yang salah satunya membawa sosok penyihir Gandalf tersebut telah menjadi daya tarik tersendiri sejak dipasang pada 2013. Dihiasi lebih dari seribu bulu hasil cetak 3D, instalasi ini dibuat oleh Wētā Workshop — studio efek visual dan properti film yang bermarkas di Wellington dan dikenal luas berkat kontribusinya dalam produksi film-film adaptasi karya J.R.R. Tolkien.
Namun, mulai Jumat (23/5/2025), patung-patung megah itu akan dipindahkan ke tempat penyimpanan. Pihak bandara menyebutkan bahwa mereka tengah bersiap memperkenalkan tema baru di dalam terminal.
“Ceritanya memang sangat Lord of the Rings selama ini,” ujar CEO Wellington Airport, Matt Clarke, dalam keterangan resmi, Senin. “Kini, kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda.”

Patung penyihir Gandalf yang menaiki seekor elang raksasa, dari film The Hobbit, tergantung di atas area food court di Bandara Wellington, Selandia Baru.
Reaksi Publik Beragam
Reaksi publik pun beragam. Beberapa penumpang yang telah terbiasa dengan kehadiran patung ikonik itu merasa kehilangan.
“Rasanya menyakitkan,” kata Verity Johnson, seorang pelancong yang duduk tepat di bawah cakar elang di area kantin bandara. “Saya sudah mengaguminya sejak kecil. Tolong pertimbangkan kembali.”
Sementara itu, penumpang lain, Michael Parks, menanggapinya dengan nada bercanda, “Mencopot patung-patung ini adalah tindakan yang tidak khas Selandia Baru.”
Selama masa pemasangannya, patung elang ini sempat mengalami insiden — salah satunya terlepas dari penyangganya dan jatuh ke lantai terminal akibat gempa hebat pada 2016. Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Meski pariwisata bertema Tolkien telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, Wellington tetap menjadi magnet bagi penggemar film-film Peter Jackson. Tur-tur tematik yang mengunjungi lokasi syuting ikonik dan studio produksi seperti Wētā masih digelar secara rutin.
Siapkan Instalasi Baru
Clarke mengungkapkan bahwa Wētā Workshop juga akan merancang instalasi baru untuk bandara, yang rencananya diluncurkan akhir tahun ini. Ia berharap patung-patung elang yang lama bisa menemukan rumah baru di museum, agar tetap bisa dinikmati publik.
“Ini pemandangan yang spektakuler, apalagi untuk anak-anak,” ujar Clarke. “Bahkan pebisnis tua pun diam-diam mengeluarkan ponsel mereka untuk memotret.”
Meski kehilangan dua elang legendarisnya, bandara ini tidak serta-merta meninggalkan sisi uniknya. Patung naga raksasa Smaug dari The Hobbit, yang terletak di atas area check-in, dipastikan tetap dipertahankan.