Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Bangkrut. Billabong, Quiksilver, dan Volcom Akan Tutup

badge-check


					Bangkrut. Billabong, Quiksilver, dan Volcom Akan Tutup Perbesar

New York – Tiga merk populer untuk olahraga surf, skateboard, dan pakaian renang di Amerika Serikat akan menutup tokonya setelah operator mereka, Liberated Brands LLC, mengajukan kebangkrutan pada hari Minggu di Distrik Delaware, AS.

Liberated Brands mengelola 124 lokasi toko di seluruh AS, yang juga mencakup merek Spyder, RVCA, Roxy, dan Honolua. CEO Liberated Brands, Todd Hymel, menyatakan bahwa masalah makroekonomi seperti kenaikan tingkat bunga, inflasi yang berkelanjutan, penundaan rantai pasokan, dan perubahan preferensi konsumen telah menempatkan tekanan besar pada pendapatan dan struktur biaya perusahaan.

“Tim Liberated telah bekerja tanpa lelah selama setahun terakhir untuk memajukan merek ikonik ini, tetapi ekonomi global yang tidak stabil dan perubahan pola belanja konsumen di tengah kenaikan biaya hidup telah memberikan dampak yang sangat besar,” kata Liberated Brands dalam pernyataan yang dikirim ke USA TODAY.

Liberated memiliki utang sebesar $83 juta dalam bentuk utang terjamin dan $143 juta dalam bentuk utang tidak terjamin, yang memerlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk pemulihan.

Pop-up di situs web AS Billabong, Quiksilver, dan Volcom telah memberi tahu pelanggan bahwa toko-toko tersebut tidak akan menerima kartu hadiah sebagai bentuk pembayaran online atau di toko setelah 16 Februari. Meskipun belum jelas kapan toko ritel tersebut akan ditutup, sebuah pernyataan menyebutkan bahwa Liberated Brands memiliki sekitar $3,3 juta uang tunai pada hari Senin, yang hanya akan mendukung operasinya selama satu minggu.

Tujuh merek yang dioperasikan oleh Liberated mungkin tidak akan hilang selamanya, karena perusahaan sedang mentransisikan lisensi mereknya ke pemegang lisensi baru untuk memastikan keberlanjutan merek tersebut di masa depan. “Meskipun perubahan ini sulit, kami merasa terdorong bahwa banyak dari rekan berbakat kami telah menemukan peluang baru dengan pemegang lisensi lain yang akan membawa merek hebat ini ke masa depan,” lanjut pernyataan tersebut.

Sampai Liberated Brands memberlakukan penutupan lebih dari 100 toko di AS, toko-toko tersebut akan tetap buka dan terus melayani pelanggan.

Sebagai pemegang lisensi, Liberated mengoperasikan Billabong, Quiksilver, Volcom, dan empat merek lainnya, yang dimiliki oleh Authentic Brands Groups. “Semua lisensi yang dipegang oleh Liberated telah dialihkan ke mitra baru sebelum kebangkrutan,” kata Authentic dalam pernyataannya.

Authentic Brands Groups menambahkan bahwa mereka tetap fokus pada kesejahteraan mitra mereka dan memberikan dukungan kepada Liberated Brands saat mengevaluasi peluang untuk merestrukturisasi bisnis dan mengembalikan profitabilitas. “Armada toko Liberated di AS berlebihan, terbebani oleh lokasi yang sudah ketinggalan zaman dan tidak berkinerja baik. Akibatnya, toko fisik di AS kemungkinan akan dirasionalisasi, memungkinkan mereka untuk menciptakan lebih banyak nilai dan memperkuat kehadirannya di pengecer khusus, department store, dan e-commerce,” jelas perusahaan tersebut.

Liberated Brands juga menghadapi tantangan likuiditas yang signifikan pada tahun 2024, sehingga mereka mencoba untuk menstabilkan bisnisnya melalui berbagai upaya termasuk mencari investasi potensial, menjajaki penjualan bisnis, merundingkan kembali sewa, dan merundingkan rencana pembayaran dengan vendor. Namun, upaya ini tidak berhasil, dan pada Desember 2024, hak lisensi perusahaan untuk operasinya di Amerika Utara di bawah merek Volcom, RVCA, dan Billabong dihentikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News