Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

News

Banyuwangi Jadi Lokasi PLTS Terbesar di Indonesia

badge-check


					Pertemuan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dengan tim PT PLN Indonesia Power, Jumat, 9 Mei 2025. Perbesar

Pertemuan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dengan tim PT PLN Indonesia Power, Jumat, 9 Mei 2025.

Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) land base berkapasitas 100 Mega Watt (MW). Proyek ini merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mencapai target net zero emission pada 2060 melalui pengembangan energi baru terbarukan.

Tim dari PT PLN Indonesia Power yang dipimpin Vice President Pre-Construction, Aswindo, telah mengunjungi Banyuwangi. Mereka bertemu langsung dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan tersebut.

“Kami sudah bertemu dengan tim PT PLN Indonesia Power, membicarakan rencana pembangunan PLTS di Banyuwangi. Pada prinsipnya, pemerintah daerah siap memberikan dukungan untuk kelancaran pembangunan ini, apalagi proyek ini termasuk dalam Program Strategis Nasional,” ujar Ipuk, Jumat (9/5/2025).

Didirikan di Kalipuro

Menurut Ipuk, pembangunan PLTS dijadwalkan mulai akhir 2025 dan ditargetkan beroperasi pada 2026. Pembangkit ini dirancang untuk menyuplai kebutuhan listrik wilayah Jawa dan Bali. “PLTS ini menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam transisi energi, untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan,” katanya.

PLTS Banyuwangi akan dibangun di lahan seluas 130 hektar milik PTPN I Regional 5 di Kecamatan Kalipuro. Lokasi tersebut dinilai sangat potensial karena memiliki tingkat iradiansi tinggi. Data hasil studi selama dua dekade terakhir menunjukkan bahwa Banyuwangi memiliki paparan sinar matahari yang konsisten dan optimal.

“PLTS ini sudah tercantum dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan akan menjadi bagian dari PLTS land base terbesar di Indonesia,” kata Aswindo.

Supply Listrik Jawa Bali

Ia menambahkan, secara teknis lokasi tersebut dinilai matang dan mendukung keberlanjutan proyek. Nantinya, listrik dari PLTS Banyuwangi akan disalurkan melalui jaringan tegangan 150 kV yang terhubung ke sistem kelistrikan Jawa-Bali.

“Kami mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah mempermudah langkah-langkah kami untuk merealisasikan proyek ini,” tambahnya.

Pembangunan PLTS ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi ramah lingkungan di Indonesia. Selain itu, proyek ini diharapkan memberi kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan energi secara berkelanjutan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemdes Gladag Salurkan Bantuan Pangan kepada Warga Kurang Mampu

10 Desember 2025 - 21:41 WIB

Desa Gladag Gelar Jambore Kader untuk Peningkatan Kapasitas Posyandu 6 SPM

7 Desember 2025 - 21:22 WIB

Kolaborasi Bersih Sungai di Desa Gladag, Wujud Kepedulian Lingkungan

5 Desember 2025 - 21:31 WIB

10 Pemuda Gladag Ikuti Pelatihan Service Elektro dari Dispora Banyuwangi

26 November 2025 - 23:07 WIB

Penyaluran BLTS Kesra Tahap I Desa Gladag: 246 Warga Terima Bantuan Rp 900 Ribu

24 November 2025 - 19:34 WIB

Trending di News