Seoul – Wakil Ketua dan CEO Samsung Electronics, Han Jong-hee, meninggal dunia akibat serangan jantung pada Selasa (25/3/2025). Ia menghembuskan napas terakhir di usia 63 tahun.
Menurut keterangan perusahaan dan sumber industri, Han mengalami serangan jantung saat beristirahat akhir pekan lalu. Ia sempat dilarikan ke Samsung Medical Center di Seoul bagian selatan, namun nyawanya tidak tertolong.
Han dikenal memiliki jadwal yang padat dalam beberapa pekan terakhir. Setelah memimpin rapat umum pemegang saham tahunan Samsung pada 19 Maret, ia bertolak ke Shanghai untuk menghadiri Appliance & Electronics World Expo 2025 serta menggelar serangkaian pertemuan dengan klien lokal. Ia sejatinya dijadwalkan memperkenalkan perangkat rumah tangga terbaru Samsung yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) dalam sebuah acara peluncuran pada Rabu, namun posisi sebagai pembicara utama kini digantikan oleh eksekutif lain.
Upacara pemakaman Han akan digelar di Samsung Medical Center hingga Kamis. Ia meninggalkan seorang istri, dua putri, dan seorang putra.
Ketua Eksekutif Samsung Electronics, Lee Jae-yong, tidak dapat menghadiri pemakaman Han karena tengah berada di China untuk bertemu para pemimpin industri setempat.
“Ketua Lee menyampaikan penyesalan mendalam karena tidak dapat menghadiri upacara peringatan secara langsung akibat agenda di China,” kata pihak perusahaan dalam sebuah pernyataan. “Ia menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan.”
Perjalanan Karier
Lahir pada 1962, Han Jong-hee dikenal sebagai pakar televisi dan layar display. Ia berperan penting dalam menjaga dominasi Samsung sebagai merek TV nomor satu dunia selama 19 tahun berturut-turut.
Setelah lulus dari Jurusan Teknik Elektronika Universitas Inha, Han bergabung dengan Samsung Electronics pada 1988. Ia meniti karier di divisi visual display, mengawasi bisnis TV perusahaan tersebut hingga akhirnya diangkat sebagai presiden divisi pada 2017. Empat tahun kemudian, pada 2021, ia dipromosikan menjadi wakil ketua dan memimpin divisi Device Experience (DX), yang menaungi bisnis TV, peralatan rumah tangga, serta smartphone Samsung.
Dalam 37 tahun perjalanannya bersama Samsung, Han turut mengantarkan perusahaan melampaui Sony di pasar TV global dan menjadi produsen TV terbesar dunia pada 2006. Sejak saat itu, Samsung terus mempertahankan posisi puncak di pasar TV dengan berbagai inovasi, termasuk pengembangan teknologi PDP, LCD, dan OLED.
Pada Maret 2022, Han ditunjuk sebagai co-CEO Samsung Electronics bersama Kyung Kye-hyun, sebelum akhirnya menjadi CEO tunggal pada 2024. Namun, pada 19 Maret lalu, Samsung menunjuk Wakil Ketua Jun Young-hyun sebagai co-CEO dalam rapat pemegang saham.
Sebagai CEO, Han fokus pada pengembangan sektor masa depan perusahaan, dengan menempatkan AI sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan. Tahun lalu, ia menetapkan empat sektor utama untuk pertumbuhan: teknologi medis, robotika, komponen otomotif, dan sistem pendingin ramah lingkungan.
Dalam rapat pemegang saham terakhirnya, Han sempat meminta maaf atas kinerja saham Samsung yang lesu serta menegaskan komitmen perusahaan untuk mengembalikan daya saing teknologi mereka.
“Almarhum Wakil Ketua Han membawa Samsung ke posisi nomor satu di pasar TV global,” ujar Samsung dalam pesan resminya. “Terlepas dari tantangan internal dan eksternal, Han sepenuhnya mendedikasikan dirinya untuk kepemimpinan divisi Digital Appliances.”
Samsung menyatakan dalam laporan regulasi bahwa Jun Young-hyun kini menjadi satu-satunya CEO Samsung Electronics, hanya enam hari setelah diangkat sebagai co-CEO bersama Han.












