Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

China Tambah Anggaran Pertahanan Sebesar 7,2% pada Tahun Ini

badge-check


					China Tambah Anggaran Pertahanan Sebesar 7,2% pada Tahun Ini Perbesar

Beijing – China mengumumkan akan meningkatkan anggaran pertahanannya sebesar 7,2%, melanjutkan kampanye untuk membangun militer yang lebih besar dan lebih modern guna menegaskan klaim teritorialnya dan menantang dominasi pertahanan AS di Asia. Anggaran ini, yang mencapai sekitar $245 miliar, diumumkan pada Kongres Rakyat Nasional, pertemuan tahunan legislatif China.

Meskipun peningkatan ini sama dengan persentase tahun lalu, anggaran pertahanan China tetap menjadi yang terbesar kedua di dunia setelah AS. Pengeluaran militer China mencakup teknologi militer canggih seperti pesawat tempur siluman, kapal induk, dan perluasan besar-besaran persenjataan nuklir.

Ketegangan dengan AS, Taiwan, Jepang, dan negara-negara tetangga yang memiliki klaim tumpang tindih di Laut China Selatan dianggap sebagai pendorong utama peningkatan anggaran ini. China juga telah membangun pangkalan di pulau-pulau buatan di Laut China Selatan, dengan tujuan utama menegaskan kendali atas Taiwan.

Perdana Menteri Li Qiang menyatakan bahwa China masih lebih memilih solusi damai untuk masalah Taiwan, tetapi “dengan tegas menentang” mereka yang mendorong kemerdekaan formal Taiwan dan pendukung asing mereka.

Taiwan, di sisi lain, berencana untuk meningkatkan pengeluaran militer mereka dalam menghadapi situasi internasional yang cepat berubah dan ancaman yang meningkat dari lawan.

Peningkatan anggaran ini mencerminkan ambisi China untuk terus memodernisasi militernya di tengah tantangan geopolitik yang semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional