Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Sports

Coco Gauff dan Aryna Sabalenka Joget Bareng di Wimbledon

badge-check


					Tangkapan layar akun TikTok @wimbledon yang menampilkan Coco Gauff dan Aryna Sabalenka sedang merekam video di centre court. Perbesar

Tangkapan layar akun TikTok @wimbledon yang menampilkan Coco Gauff dan Aryna Sabalenka sedang merekam video di centre court.

London – Aroma kompetisi boleh saja menyengat, tapi Coco Gauff dan Aryna Sabalenka menunjukkan bahwa persaingan di lapangan tak harus berujung permusuhan. Tiga minggu setelah final panas di Prancis Terbuka, kedua petenis top dunia ini tampil akur dan ceria dengan berjoget bersama di lapangan rumput Wimbledon, Jumat (27/6/2025).

Dalam sebuah video Tiktok, Gauff dan Sabalenka tampak menari di Centre Court mengikuti irama lagu lawas “Gonna Make You Sweat (Everybody Dance Now)” dari C+C Music Factory. Sabalenka pun menuliskan pesan hangat di Instagram-nya: Joget TikTok selalu punya cara tersendiri untuk menyatukan orang.”

Gauff yang memang aktif di TikTok, juga membagikan klip keduanya sedang berdiri di luar stadion utama dan mengikuti sound viral. “OK, guys, we’re back. Did you miss us? ’Cause we missed you.”

Gauff menyertai unggahan itu dengan caption yang mempertegas perdamaian: “Ranting zaitun telah diulurkan dan diterima! Kami sudah berdamai, jadi kalian seharusnya juga begitu.”

Keduanya bahkan menjalani sesi latihan bersama di Centre Court menjelang turnamen Wimbledon tahun ini yang akan berlangsung mulai Senin (30/6/2025).

Pertarungan Roland Garros

Hubungan keduanya sempat memanas setelah Gauff menaklukkan Sabalenka di final Prancis Terbuka dalam pertandingan sengit 6-7(5), 6-2, 6-4. Sabalenka kala itu menyampaikan komentar yang menuai banyak kritik. Ia menyebut penyebab kekalahan tersebut adalah karena kesalahannya sendiri, bukan karena permainan luar biasa Gauff.

Namun, tak lama berselang, petenis asal Belarus itu menyadari kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Gauff. “Itu komentar yang tidak profesional,” ujar Sabalenka dalam sebuah wawancara beberapa hari setelahnya.

Sabalenka (27) merupakan juara Grand Slam tiga kali dan menjadi runner-up di dua gelar yang dimenangi Gauff (21), yakni US Open 2023 dan French Open 2025.

Jika keduanya terus melaju di turnamen Wimbledon tahun ini, potensi pertemuan kembali akan terjadi di final, 12 Juli mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maradona Tidak Mati: Napoli Rayakan Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda

31 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Warga Napoli rayakan ulang tahun ke-65 Diego Maradona dengan arak-arakan patung dari Maradona Museum keliling kota.

Brentford Tundukkan Liverpool, Manchester United Makin Konsisten

26 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Liverpool kalah dari Brentford, Manchester United menang 4–2 atas Brighton, dan Sunderland kejutkan Chelsea di Stamford Bridge.

Chelsea dan Liverpool Kompak Menang Besar di Liga Champions

23 Oktober 2025 - 07:41 WIB

Chelsea dan Liverpool kompak menang 5-1 di Liga Champions, sementara Juventus kembali kalah usai dibekuk Real Madrid 0-1.

Verstappen Juarai F1 GP Amerika, McLaren Semakin Tertekan

20 Oktober 2025 - 09:05 WIB

Max Verstappen dominan di F1 GP Amerika Serikat, memangkas jarak ke Oscar Piastri dan memperketat perebutan gelar juara.

Maguire Akhiri Kutukan Anfield, Manchester United Tumbangkan Liverpool 2–1

20 Oktober 2025 - 08:05 WIB

Harry Maguire antar Manchester United kalahkan Liverpool 2–1 di Anfield, kemenangan pertama di markas rival abadinya sejak 2016.
Trending di Sports