Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Entertainment

“Cocote Tonggo”: Bayu Skak Hadirkan Kritik Sosial Lewat Komedi Lokal

badge-check


					“Cocote Tonggo”: Bayu Skak Hadirkan Kritik Sosial Lewat Komedi Lokal Perbesar

Solo – Sutradara sekaligus komika Bayu Skak kembali meramaikan perfilman nasional dengan karya terbarunya bertajuk Cocote Tonggo, yang resmi tayang di bioskop mulai Rabu (15/5/2025). Mengusung nuansa komedi Jawa yang kental, film ini menyuguhkan kisah satir seputar tekanan sosial dan stigma masyarakat yang sering kali membebani pasangan muda dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Ayushita dan Dennis Adhiswara berperan sebagai pasangan Murni dan Luki dalam film Cocote Tonggo. Film ini menyoroti dinamika rumah tangga yang menghadapi tekanan lingkungan akibat belum memiliki anak. Pasangan ini menjalankan usaha toko jamu kesuburan di Solo, namun justru menjadi bahan perbincangan karena dianggap gagal “memberi contoh” sesuai usaha yang mereka jalani.

Dalam upaya mempertahankan martabat dan reputasi keluarga, mereka memutuskan untuk berpura-pura hamil. Kebohongan itu semakin membesar ketika mereka menemukan seorang bayi terlantar dan mengklaimnya sebagai anak kandung. Situasi yang semula dianggap bisa meredam gosip tetangga justru membuka tabir tekanan dan luka batin yang selama ini mereka pendam.

“Film ini terinspirasi dari pengalaman saya pribadi dan banyak orang Jawa lainnya. Di lingkungan kami, pertanyaan seperti ‘kapan nikah’, ‘kapan punya anak’, itu bukan sekadar basa-basi—tapi tekanan yang nyata,” ujar Bayu Skak saat konferensi pers di Solo, Selasa (14/5).

Bayu menuturkan bahwa Cocote Tonggo bukan sekadar film komedi, tetapi juga medium kritik sosial terhadap fenomena toxic curiosity di masyarakat. “Hidup tidak harus nuruti cocote tonggo (omongan tetangga),” tegasnya.

Sentuhan Sinematik Khas Solo

Film berdurasi 113 menit ini menampilkan latar khas budaya Jawa. Pengambilan gambar dilakukan di beberapa kawasan ikonik Kota Solo, seperti Kampung Laweyan dan studio musik Lokananta. Penggunaan bahasa Jawa Mataraman turut memperkuat keaslian latar cerita, sembari menghadirkan kehangatan khas kearifan lokal.

Selain Ayushita dan Dennis, deretan aktor-aktris ternama turut memperkuat film ini, antara lain Asri Welas, Bayu Skak, Firza Valaza, Yati Pesek, dan Marwoto.

Dari segi sinematografi, Cocote Tonggo menyajikan visual yang tenang namun bermakna, sejalan dengan irama kehidupan masyarakat urban Jawa. Musik latar yang dibalut unsur tradisional memperkuat suasana emosional yang dihadirkan dalam cerita.

Film ini mendapat sambutan hangat dari penonton perdana di sejumlah kota. Banyak yang menyebut Cocote Tonggo sebagai “tamparan halus” atas budaya mencampuri urusan pribadi yang masih lekat di masyarakat Indonesia.

Cocote Tonggo adalah film lokal yang tidak hanya menghibur, tetapi juga reflektif. Film ini membuktikan bahwa komedi bisa menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan serius dengan cara yang lebih membumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terlambat Produksi Mainan “KPop Demon Hunters”, Mattel dan Hasbro Kehilangan Momen Liburan

23 Oktober 2025 - 08:14 WIB

Mainan “KPop Demon Hunters” dari Mattel dan Hasbro baru rilis setelah musim liburan, Netflix buka peluang baru dari lisensi merchandise.

Liam Gallagher Sambut Kelahiran Cucu Pertama

12 Oktober 2025 - 07:39 WIB

Liam Gallagher resmi menjadi kakek usai putrinya, Molly Moorish-Gallagher, melahirkan cucu laki-laki bernama Rudy pada Sabtu (11/10).

Nirvana Menang Lagi, Hakim AS Tolak Gugatan “Bayi Nevermind”

5 Oktober 2025 - 10:33 WIB

Hakim AS kembali menolak gugatan Spencer Elden terhadap Nirvana terkait foto bayi di sampul album Nevermind, sebut bukan pornografi anak.

Lagu “Actually Romantic”: Balasan Taylor Swift untuk Charli XCX?

5 Oktober 2025 - 09:25 WIB

Taylor Swift sebut lagu Actually Romantic sebagai surat cinta untuk seseorang yang membencinya, picu spekulasi soal sindiran untuk Charli XCX.

Taylor Swift Rilis Album Ke-12 The Life of a Showgirl

4 Oktober 2025 - 09:06 WIB

Taylor Swift merilis album ke-12 The Life of a Showgirl dengan promosi global, dari pesta bioskop hingga pop-up di New York dan Los Angeles.
Trending di Entertainment