Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Demo Warga Eropa Tolak Pariwisata: “Liburanmu, Deritaku”

badge-check


					Demonstran mengibarkan spanduk bertuliskan Perbesar

Demonstran mengibarkan spanduk bertuliskan "Kurangi pariwisata sekarang" saat melakukan aksi protes terhadap pariwisata massal di Barcelona, Spanyol, pada 15 Juni 2025. (foto: REUTERS/ Bruna Casas)

Barcelona – Ribuan warga demo turun ke jalan di sejumlah kota di Eropa Selatan pada Minggu (15/6/2025) untuk memprotes pariwisata massal yang dinilai merugikan kehidupan masyarakat lokal. Di Barcelona, demonstran menyemprot etalase toko dengan pistol air, menyalakan asap warna-warni, dan menempelkan stiker bertuliskan “Bela lingkungan, turis pulang!” di jendela hotel dan toko-toko.

“Liburanmu, deritaku,” teriak para demonstran di tengah kerumunan, sembari mengangkat spanduk bertuliskan “pariwisata massal membunuh kota” dan “keserakahan mereka, kehancuran kami”.

SET: Aliansi Lintas Negara Lawan Turistifikasi

Aksi ini merupakan bagian dari gerakan Sud d’Europa contra la Turistització (SET), atau “Eropa Selatan Melawan Turistifikasi”, yang menyatukan komunitas dari Spanyol, Portugal, dan Italia. Mereka menuding industri pariwisata yang tak terkendali sebagai penyebab melonjaknya harga properti. Kondisi ini dinilai telah memaksa penduduk lokal hengkang dari lingkungan mereka sendiri..

Faktanya, kota Barcelona yang berpenduduk 1,6 juta jiwa, menarik lebih dari 26 juta wisatawan sepanjang 2024. Pemerintah kota sebelumnya telah mengumumkan rencana melarang penyewaan apartemen untuk wisatawan mulai 2028. Hal ini sebagai upaya mengembalikan keseimbangan antara pariwisata dan kehidupan warga.

Sekitar 600 orang ambil bagian dalam unjuk rasa di Barcelona, menurut data otoritas setempat. Beberapa peserta tampak melepaskan tembakan pistol air ke arah etalase toko. Serta mengibarkan asap warna-warni, dan berdebat dengan pekerja hotel yang menyatakan bahwa mereka “hanya pekerja” dan bukan pemilik tempat.

Seorang turis berjalan di atas spanduk bertuliskan “bus untuk warga, bukan untuk pariwisata,” di Barcelona, Spanyol, 14 Juni 2025. (foto: REUTERS/ Bruna Casas)

Lintas Kota dan Negara

Aksi serupa juga berlangsung di kota-kota lain di Spanyol seperti Ibiza, Malaga, Palma de Mallorca, San Sebastian, dan Granada. Di Italia, aksi protes berlangsung di Genoa, Naples, Palermo, Milan, hingga Venice. Di kota terakhir ini, warga menolak pembangunan dua hotel baru yang akan menambah sekitar 1.500 kamar.

“Saya lelah menjadi pengganggu di kota sendiri,” kata Eva Vilaseca (38), salah satu peserta aksi di Barcelona. “Solusinya adalah mengurangi secara radikal jumlah wisatawan di Barcelona dan mulai membangun model ekonomi baru yang membawa kemakmuran bagi penduduk, bukan hanya investor.”

Dampak Ekonomi

Di sisi lain, pelaku industri pariwisata kerap berargumen bahwa sektor ini menyediakan lapangan kerja dan mendongkrak perekonomian. Laporan terbaru memperkirakan bahwa belanja wisata internasional di Eropa akan meningkat 11 persen tahun ini. Perkiraan total nilai belanja tersebut mencapai USD 838 miliar, dengan Spanyol dan Prancis menjadi tujuan utama.

Peserta aksi berharap tekanan kolektif dari berbagai kota dapat mendorong perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada warga lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional