Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Didampingi LBH, Perempuan 30 Tahun Laporkan Dokter AYP atas Dugaan Pelecehan Seksual

badge-check


					Didampingi LBH, Perempuan 30 Tahun Laporkan Dokter AYP atas Dugaan Pelecehan Seksual Perbesar

Malang – Seorang perempuan berusia 30 tahun resmi melaporkan dokter berinisial AYP ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota atas dugaan pelecehan seksual. Laporan tersebut disampaikan melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) pada Selasa (22/4/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, dengan didampingi tim dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Pos Malang atau LBH Malang.

“Kami dari YLBHI Surabaya Pos Malang mendampingi korban A yang mengalami pelecehan seksual fisik yang dilakukan terduga pelaku, dokter (AYP), yang sebelumnya sempat viral dan saat ini masih dalam tahap proses pengaduan,” ujar kuasa hukum korban, Tri Eva Oktaviani.

Menurut Eva, insiden pelecehan terjadi saat kliennya menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Persada Hospital, Kota Malang, pada 2023. Saat itu, korban tengah mengalami kelelahan usai merawat anak dan merasa khawatir terinfeksi Covid-19.

Dalam pemeriksaan, dokter AYP diduga masuk ruang perawatan tanpa didampingi tenaga medis lain. Tirai IGD ditutup rapat, dan dokter langsung melakukan pemeriksaan dengan menyentuh bagian intim korban tanpa menanyakan keluhan terlebih dahulu.

“Kondisi korban berada di IGD dan memang waktu itu tidak ada perawat yang mendampingi dokter pelaku TPKS itu. Hal ini saja sudah melanggar SOP penanganan pasien, ditambah anehnya tirai ruangan yang ditutup rapat,” kata Eva.

Keberanian korban A untuk melapor dipicu oleh pengakuan korban lain, seorang selebgram berinisial Q, yang lebih dulu melaporkan dokter AYP pada Jumat (18/4/2025). Q merupakan perempuan berusia 31 tahun asal Serang, Banten, yang kini berdomisili di Bandung.

“Klien kami mengonfirmasi langsung bahwa terduga pelaku adalah pelaku yang sama dan sudah terkonfirmasi serta pihak rumah sakit telah meminta maaf. Dokter itu juga sudah dinonaktifkan oleh pihak rumah sakit,” ujar Eva.

LBH Malang juga melaporkan pihak Persada Hospital karena belum memberikan rekam medis pemeriksaan korban, meskipun sudah diminta secara resmi. Eva berharap pihak kepolisian dapat membantu dalam memperoleh dokumen tersebut guna memperkuat laporan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat kemungkinan dua perempuan lain akan menyusul melaporkan dokter AYP ke kepolisian. Dengan demikian, total korban yang diduga mengalami pelecehan seksual oleh dokter tersebut mencapai empat orang, dua di antaranya adalah calon dokter.

Secara terpisah, Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Inspektur Polisi Dua Yudi Risdiyanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian membuka ruang seluas-luasnya bagi korban kekerasan seksual untuk melapor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News