Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Elon Musk Serukan Amerika Keluar dari NATO: Awal Mula Hancurnya Aliansi Barat?

badge-check


					Elon Musk Serukan Amerika Keluar dari NATO: Awal Mula Hancurnya Aliansi Barat? Perbesar

Washington – Wacana tentang kemungkinan Amerika Serikat (AS) keluar dari NATO semakin menguat setelah beberapa pejabat di Kabinet Presiden Donald Trump, termasuk Elon Musk, menyuarakan dukungan mereka untuk langkah tersebut. Seruan ini mengejutkan dunia internasional dan memicu kekhawatiran tentang masa depan aliansi pertahanan Barat yang telah berdiri sejak 1949.

Elon Musk, dalam sebuah unggahan di media sosial X, menyatakan setuju dengan pandangan seorang komentator politik sayap kanan yang mengatakan bahwa sudah waktunya bagi AS untuk meninggalkan NATO dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dukungan terhadap gagasan ini juga datang dari beberapa anggota parlemen Republik yang mengajukan RUU tentang keluarnya AS dari PBB.

Presiden Trump telah lama mengkritik sekutu-sekutunya di NATO karena dianggap tidak memberikan kontribusi yang cukup terhadap aliansi tersebut. Ia berargumen bahwa jika Eropa ingin mendapatkan perlindungan dari AS, mereka harus menanggung beban finansial yang lebih besar. Pendekatan pragmatis ini mencerminkan fokus Trump pada penyeimbangan biaya, bukan penghancuran aliansi.

Dampak dari penarikan AS dari NATO akan terasa tidak hanya di Eropa tetapi juga di Timur Tengah, yang melibatkan pemain kunci seperti Turki. Kehilangan ini akan menjadi kerugian bagi AS, yang akan kehilangan pengaruh geopolitik, tidak hanya di Eropa tetapi juga di kawasan Eurasia yang lebih luas.

Meskipun banyak yang memandang langkah ini sebagai perubahan besar yang dapat meruntuhkan aliansi Barat, beberapa ahli militer berpendapat bahwa dampaknya mungkin tidak seburuk yang diperkirakan. Diskusi ini lebih tepat dilihat sebagai taktik tawar-menawar dalam kebijakan luar negeri AS, bukan sebagai perubahan kebijakan definitif.

Reaksi internasional terhadap kemungkinan keluarnya AS dari NATO sangat beragam. Negara-negara Eropa Timur seperti Polandia, Latvia, Lituania, Estonia, Finlandia, dan Norwegia yang berbatasan langsung dengan Rusia kemungkinan akan menghadapi kekhawatiran besar atas potensi invasi Kremlin. Di sisi lain, negara-negara sekutu AS dalam NATO justru mengkhawatirkan membaiknya hubungan Trump dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Jika AS benar-benar meninggalkan NATO, Washington tidak lagi berkewajiban untuk membela sekutunya jika terjadi serangan dari Rusia atau entitas lain. Namun, negara-negara seperti Inggris, Prancis, dan Jerman tetap akan terikat oleh perjanjian tersebut dan harus merespons setiap agresi terhadap anggota NATO lainnya.

Langkah ini, jika diwujudkan, akan menjadi langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah NATO, karena belum ada anggota yang keluar sejak aliansi pertahanan itu didirikan pada 1949.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional