Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Empat Tewas, Tiga Wilayah Baru Jadi Zona Bencana di Korea Selatan

badge-check


					Empat Tewas, Tiga Wilayah Baru Jadi Zona Bencana di Korea Selatan Perbesar

Seoul – Kebakaran hutan yang melanda Korea Selatan sejak akhir pekan terus meluas, memaksa pemerintah menetapkan tiga wilayah tambahan sebagai zona bencana khusus. Hingga Senin, sedikitnya empat orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya terpaksa mengungsi akibat kobaran api yang dipicu angin kencang dan cuaca kering.

Seorang petani berusia 64 tahun, Kim Byung-wook, dari Kabupaten Sancheong, Gyeongsang Selatan, hanya bisa meratap saat rumah yang telah ditinggalinya lebih dari tiga dekade hangus terbakar. “Segala sesuatu yang mengingatkan saya pada masa muda lenyap tanpa jejak – foto anak-anak saya saat masih kecil,” ujar Kim dengan suara bergetar.

Sebelumnya, Sancheong telah lebih dulu dinyatakan sebagai zona bencana khusus. Namun, dengan kondisi yang semakin parah, Penjabat Presiden Han Duck-soo mengumumkan tambahan tiga wilayah ke dalam daftar tersebut, yaitu satu kabupaten di Provinsi Gyeongsang Selatan serta dua lainnya di Ulsan dan Gyeongsang Utara. Status ini akan membuka akses terhadap dana tambahan dan bantuan pemulihan bagi warga terdampak.

“Prioritas utama kami adalah segera merancang langkah-langkah untuk mendukung pemulihan bencana secepat mungkin,” ujar Han saat mengunjungi Kabupaten Uiseong, salah satu daerah yang terdampak parah. Di sana, ia bertemu langsung dengan warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Kebakaran hutan yang terjadi sejak Sabtu ini menjadi salah satu bencana terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Korea Selatan. Otoritas setempat masih berupaya keras menjinakkan api di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Sementara itu, tim penyelamat dan relawan dikerahkan untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Belum diketahui secara pasti penyebab awal kebakaran, namun pemerintah memperingatkan bahwa kondisi kering dan angin kencang masih berpotensi memperburuk situasi dalam beberapa hari ke depan. Sejumlah pihak menyerukan langkah pencegahan lebih ketat untuk menghindari bencana serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional