Jeddah – Langkah Timnas U-17 Indonesia harus terhenti di babak perempat final Piala Asia U-17 2025. Menghadapi Korea Utara di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Senin (14/4/2025), Garuda Asia harus mengakui keunggulan lawannya setelah menelan kekalahan telak 0-6.
Meski tampil cukup menjanjikan di awal pertandingan, pertahanan Timnas U-17 Indonesia langsung goyah setelah gol cepat Korea Utara yang dicetak Choe Song-hun membuka keunggulan. Lima gol lain kemudian menyusul melalui aksi Kim Yu-jin, Ri Kyong-bong, Kim Tae-guk, Ri Kang-rim, dan Pak Ju-won.
Tim asuhan Nova Arianto tersebut tampak kesulitan keluar dari tekanan. Statistik menunjukkan dominasi penuh dari Korea Utara. Berdasarkan data dari laman resmi AFC, Indonesia hanya menguasai bola sebesar 29,9 persen. Sebaliknya, Korea Utara mencatat penguasaan bola 70,1 persen.
Korea Utara juga unggul dalam jumlah tembakan, mencatatkan 15 percobaan dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Indonesia hanya mampu melepaskan tiga tembakan, dan hanya satu yang mengarah ke gawang.
Dari segi distribusi bola, Timnas Indonesia mencatat 276 umpan dengan akurasi 71,4 persen. Angka tersebut jauh tertinggal dari Korea Utara yang mencatatkan 627 umpan dengan akurasi 87,4 persen.
Namun, dari aspek pertahanan, Indonesia sempat memperlihatkan daya juang. Mereka membukukan 17 sapuan, jauh lebih banyak dibandingkan lima sapuan dari Korea Utara. Kedua tim sama-sama mencatat sembilan tekel sukses.
Peluang ke Piala Dunia Tetap Terbuka
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia di Piala Asia U-17 2025, setelah sebelumnya mencatatkan hasil sempurna di fase grup. Meski gagal melangkah ke semifinal, Timnas U-17 Indonesia tetap berhasil mencapai target utama, yakni lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Pelatih Nova Arianto menyampaikan bahwa perjuangan para pemain dan staf pelatih patut diapresiasi. Menurutnya, meski hasil akhir tidak sesuai harapan, pengalaman yang didapat akan menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan.
“Saya ucapkan selamat kepada Korea Utara karena bermain sangat luar biasa pada malam ini,” kata Nova Arianto usai laga. “Terlepas dari hasil, terima kasih kepada pemain saya yang sudah bermain luar biasa. Saya yakin pemain banyak belajar dari situasi ini agar lebih baik di Piala Dunia nanti,” tambahnya.
Nova juga menyampaikan bahwa tim akan segera melakukan evaluasi dan menyusun peta jalan (road map) sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025 yang akan berlangsung di Qatar pada November mendatang.
“Kami melakukan evaluasi, evaluasinya akan kami laporkan kepada PSSI. Setelah itu kami akan mencoba membuat road map rencana menuju Piala Dunia. Semoga apa yang kami persiapkan ke depannya bisa membuat kami lebih maksimal dan pemain bisa lebih berprogress dan lebih siap untuk Piala Dunia nanti,” ujar Nova.
PSSI kini mengalihkan fokus pada persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025. Timnas U-17 Indonesia dijadwalkan menjalani serangkaian uji coba dan pemusatan latihan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi ajang bergengsi tersebut.

Statistik pertandingan Indonesia lawan Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025.