BAKU, 22 September 2025 – F1 GP Azerbaijan kembali menyuguhkan drama. Balapan di sirkuit jalan raya Baku, Minggu (21/9), menghadirkan kombinasi kemenangan gemilang, insiden mengejutkan, hingga sejarah baru di dunia Formula 1.
Max Verstappen sukses meraih kemenangan beruntun setelah sebelumnya berjaya di Italia. Keberhasilan ini memangkas jarak poinnya dengan pemuncak klasemen, Oscar Piastri, menjadi 69 angka.
“Apakah Verstappen masih dalam perebutan gelar juara dunia? Jawabannya tegas: YA,” ujar Andrea Stella, Prinsipal McLaren, menegaskan keyakinannya.
Piastri Kandas, Norris Aman
Harapan Piastri untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen justru berakhir bencana. Sang pembalap McLaren terpaksa menelan kenyataan pahit usai melakukan jump start dan kemudian menabrak pembatas di Tikungan 5.
Akibat insiden itu, Piastri gagal finis dan kehilangan poin berharga. Rekan setimnya, Lando Norris, hanya mampu finis ketujuh, namun tetap memangkas selisih poin dengan Piastri dari 31 menjadi 25 angka.
“Saya sudah memaksimalkan semua peluang. Kami terlalu banyak melakukan kesalahan sejak kualifikasi,” kata Norris.
Russell Podium meski Sakit
George Russell menunjukkan ketangguhan luar biasa. Meski terserang sakit dan absen dari sesi media, pembalap Mercedes itu finis kedua setelah tampil konsisten. Strategi penggunaan ban keras di awal balapan membantunya melewati Carlos Sainz dan Kimi Antonelli saat pit stop.
“Kami tidak melakukan sesuatu yang spektakuler. Banyak pembalap lain melakukan kesalahan, sementara kami menjaga stabilitas,” ujar Russell.
Sainz Ukir Sejarah untuk Williams
Salah satu kisah terbesar datang dari Carlos Sainz. Hampir merebut pole position, pembalap Spanyol itu akhirnya mengamankan podium ketiga, yang menjadi podium perdananya bersama Williams.
“Rasanya lebih manis dari podium pertama saya di F1,” kata Sainz. “Kami membuktikan bahwa bila semuanya berjalan sempurna, kami bisa melakukan hal luar biasa.”
Podium ini menjadi yang pertama bagi Williams sejak lebih dari satu dekade lalu, menambah catatan manis tim legendaris asal Inggris tersebut.
Ferrari Melempem
Ferrari yang sempat tampil menjanjikan pada sesi latihan justru tampil mengecewakan saat kualifikasi. Charles Leclerc menabrak pembatas, sementara Lewis Hamilton terjebak strategi keliru. Hasil akhir pun jauh dari harapan, hanya mampu finis kedelapan dan kesembilan.
Hamilton, yang belum juga meraih podium musim ini, bahkan harus bertukar posisi dengan Leclerc di lap terakhir.
Baku Perpanjang Kontrak
Seperti biasa, Baku kembali menepati janjinya sebagai balapan penuh kejutan. Enam kali bendera merah berkibar di sesi kualifikasi, menandai rekor baru.
Meski balapan utama berlangsung lebih terkendali, drama Piastri dan kejutan podium Sainz memastikan kisah baru tercipta di jalanan sempit ibu kota Azerbaijan itu.
Pihak penyelenggara mengumumkan kontrak penyelenggaraan F1 GP Azerbaijan diperpanjang hingga 2030, memastikan “sirkuit kota angin” ini akan terus hadir di kalender Formula 1.












