Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Sports

Final French Open 2025: Alcaraz Raih Gelar Grand Slam ke-5 Setelah Duel 5 Set vs Sinner Selama 5 Jam

badge-check


					Carlos Alcaraz berhasil mengalahkan Jannik Sinner dalam salah satu final Grand Slam terbaik sepanjang masa. (foto: skyspots) Perbesar

Carlos Alcaraz berhasil mengalahkan Jannik Sinner dalam salah satu final Grand Slam terbaik sepanjang masa. (foto: skyspots)

Paris – Carlos Alcaraz sukses mempertahankan gelar French Open usai mengalahkan rival beratnya, Jannik Sinner, dalam pertandingan final yang berlangsung selama 5 jam 29 menit, Minggu (8/6/2025) malam waktu setempat.

Bertempat di Roland Garros, Paris, duel dua pemain muda terbaik dunia ini menjadi final Grand Slam pertama yang mempertemukan dua petenis kelahiran 2000-an. Alcaraz yang sempat tertinggal dua set, akhirnya menang dramatis lewat tie-break set kelima, sekaligus menghindarkan kekalahan dari tiga match point.

Petenis asal Spanyol itu menjadi pria ketiga dalam sejarah Open Era yang mampu menjuarai Grand Slam setelah menyelamatkan championship point, serta mencatatkan gelar Grand Slam kelima dalam kariernya yang masih berusia 22 tahun.

Momen Bersejarah di Roland Garros

Pertandingan antara Alcaraz dan Sinner menjadi final Prancis Terbuka terlama sepanjang sejarah. Lebih dari sekadar rekor waktu, laga ini menjadi bukti sahih bahwa era baru tenis putra sudah dimulai, menyusul dominasi tiga legenda: Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic.

Djokovic sendiri harus absen di final usai disingkirkan Sinner di semifinal dan bahkan mengindikasikan Prancis Terbuka 2025 bisa menjadi penampilan terakhirnya di Paris.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Ini pertandingan yang tidak manusiawi,” ujar mantan juara Roland Garros, Mats Wilander. “Kecepatan, teknik, dan mentalitas mereka adalah level tertinggi yang pernah saya lihat.”

Final French Open 2025 menjadi final terpanjang dalam sejarah turnamen ini. Melampaui pertandingan final tahun 1982 yang berlangsung selama 4 jam 47 menit. (foto: BBC)

Duel Klasik Dua Bintang Muda

Sinner, unggulan pertama asal Italia, bermain konsisten sepanjang musim dan hanya menelan 10 kekalahan dalam 121 pertandingan sejak September 2023. Namun dari kekalahan tersebut, lima di antaranya kalah oleh Alcaraz – termasuk tiga dari lima laga terakhir mereka.

Di final ini, Sinner sejatinya sempat mengendalikan pertandingan dan memiliki tiga kesempatan match point, namun Alcaraz tampil tak tergoyahkan.

“Saya selalu belajar dari setiap pertandingan melawan Carlos. Kami saling mendorong batas kemampuan kami,” kata Sinner.

Alcaraz kini unggul 8-4 dalam rekor pertemuan dengan Sinner dan menjadi petenis pria pertama dalam sejarah yang memenangi lima final Grand Slam pertama yang ia lakoni.

French Open 2025: Era Baru Rivalitas Alcaraz dan Sinner 

Dominasi dua pemain ini tercermin dari statistik yang menunjukkan mereka berhasil memborong 7 dari 8 gelar Grand Slam terakhir. Satu-satunya pengecualian adalah kemenangan Djokovic di US Open 2023. Sinner memiliki gelar US Open 2024 dan Australian Open 2025, sementara Alcaraz mempertahankan Roland Garros dan masih memegang gelar Wimbledon.

Kemenangan di Paris membuat Alcaraz memangkas jarak poin dengan Sinner di puncak peringkat dunia ATP menjadi 2.030 poin. Namun ia harus mempertahankan 2.000 poin di Wimbledon 2025. Sementara itu,  Sinner hanya memiliki 400 poin dari hasil perempat final tahun lalu.

“Saya tahu dia akan belajar dari kekalahan ini dan jadi lebih kuat. Saya juga akan terus belajar bagaimana bisa melukai permainannya secara taktik,” ujar Alcaraz.

Alcaraz kini menyamai idolanya, Rafael Nadal, dengan meraih Grand Slam kelima di usia 22 tahun, satu bulan, dan tiga hari.

Sementara itu, Sinner menjadi petenis pria termuda sejak Pete Sampras pada 1994 yang berhasil menembus tiga final Grand Slam secara beruntun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dipermalukan Tim Kasta Keempat Liga Inggris, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

28 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Manchester United dipermalukan Grimsby di Carabao Cup lewat adu penalti 12-11. Ruben Amorim akui timnya tampil buruk.

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain untuk Timnas Indonesia

27 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

26 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Liverpool menang dramatis 3-2 atas Newcastle lewat gol Rio Ngumoha menit ke-100, di tengah panasnya saga transfer Alexander Isak.

Seri Lawan Fulham, Amorim Kritik Mentalitas Bertahan Manchester United

25 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Ruben Amorim kritik mentalitas bertahan Manchester United usai ditahan Fulham 1-1 di Craven Cottage, Premier League 2025/2026.

Marquez Catat Kemenangan Ketujuh Beruntun di MotoGP Hungaria

25 Agustus 2025 - 07:42 WIB

Marc Marquez juarai MotoGP Hungaria 2025 usai kalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Semakin dekati gelar juara.
Trending di Sports