Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Sports

Final French Open 2025: Catatkan Sejarah Baru Jumlah Penonton

badge-check


					Final French Open 2025: Catatkan Sejarah Baru Jumlah Penonton Perbesar

Paris – Final French Open 2025 mencatatkan tonggak sejarah baru dalam dunia tenis dan pertelevisian. Pertandingan final tunggal putri yang mempertemukan petenis Amerika Serikat, Coco Gauff, melawan Aryna Sabalenka asal Belarus menjadi partai final putri paling banyak ditonton di Roland Garros sejak tahun 2016.

Kemenangan Gauff atas Sabalenka dalam pertandingan tiga set yang dramatis disaksikan oleh rata-rata 1,47 juta penonton di Amerika Serikat. Angka ini melonjak 94 persen dibanding final tahun lalu, yang hanya mencatatkan 756.000 penonton. Saat itu, Iga Swiatek dari Polandia berhasil mengalahkan Jasmine Paolini dari Italia.

Catatan ini hanya terpaut tipis dari rekor final putri tahun 2016, saat Serena Williams menghadapi Garbine Muguruza. Pertandingan itu disaksikan oleh 1,5 juta penonton. Prestasi ini sekaligus menandai momen kebangkitan popularitas tenis putri di layar kaca, dipicu oleh daya tarik Gauff yang terus meningkat sebagai wajah baru tenis Amerika.

Alcaraz vs Sinner Tembus 1,8 Juta Penonton

Di sisi tunggal putra, final yang mempertemukan Carlos Alcaraz dari Spanyol melawan Jannik Sinner dari Italia tak kalah memukau. Laga lima set yang berlangsung selama 5 jam 29 menit itu menjadi tontonan penuh drama yang menyedot perhatian 1,8 juta pemirsa. Angka tersebut hanya sedikit di bawah rekor 1,9 juta penonton pada final tahun 2021 saat Novak Djokovic mengalahkan Stefanos Tsitsipas.

Tahun ini juga menjadi tonggak baru dalam sejarah siaran Roland Garros. Untuk pertama kalinya sejak berpindah dari NBC dan Tennis Channel, turnamen ini disiarkan oleh TNT dan TruTV. Penyiaran ini merupakan bagian dari kontrak senilai 650 juta dolar AS selama 10 tahun. Perubahan ini terbukti membawa angin segar, dengan peningkatan total penonton sebesar 25 persen dibandingkan edisi tahun 2024.

“Kami sangat gembira dengan respons pemirsa di tahun pertama kemitraan kami dengan TNT. Ini bukti bahwa ada minat yang besar terhadap tenis, terutama dengan bintang muda seperti Gauff dan Alcaraz yang menginspirasi penggemar generasi baru,” ujar salah satu eksekutif Warner Bros. Discovery, induk perusahaan TNT.

Dengan pencapaian ini, French Open 2025 bukan hanya menampilkan pertandingan kelas dunia, tetapi juga membuka babak baru dalam penyiaran olahraga yang menyatukan kualitas, drama, dan daya tarik bintang muda global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maradona Tidak Mati: Napoli Rayakan Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda

31 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Warga Napoli rayakan ulang tahun ke-65 Diego Maradona dengan arak-arakan patung dari Maradona Museum keliling kota.

Brentford Tundukkan Liverpool, Manchester United Makin Konsisten

26 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Liverpool kalah dari Brentford, Manchester United menang 4–2 atas Brighton, dan Sunderland kejutkan Chelsea di Stamford Bridge.

Chelsea dan Liverpool Kompak Menang Besar di Liga Champions

23 Oktober 2025 - 07:41 WIB

Chelsea dan Liverpool kompak menang 5-1 di Liga Champions, sementara Juventus kembali kalah usai dibekuk Real Madrid 0-1.

Verstappen Juarai F1 GP Amerika, McLaren Semakin Tertekan

20 Oktober 2025 - 09:05 WIB

Max Verstappen dominan di F1 GP Amerika Serikat, memangkas jarak ke Oscar Piastri dan memperketat perebutan gelar juara.

Maguire Akhiri Kutukan Anfield, Manchester United Tumbangkan Liverpool 2–1

20 Oktober 2025 - 08:05 WIB

Harry Maguire antar Manchester United kalahkan Liverpool 2–1 di Anfield, kemenangan pertama di markas rival abadinya sejak 2016.
Trending di Sports