New Jersey – Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan potensi untuk membangun sebuah dinasti sepak bola setelah tim asuhan Luis Enrique berhasil menghancurkan Real Madrid dengan skor telak 4-0 dalam semifinal Piala Dunia Antarklub. Kemenangan ini membawa PSG melaju ke final, di mana mereka akan menghadapi Chelsea pada hari Minggu mendatang.
Dalam waktu kurang dari enam minggu, PSG juga mencatatkan kemenangan luar biasa 5-0 atas Inter Milan di final Liga Champions. Tim asal Prancis ini menunjukkan performa yang sangat mengesankan, dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat.
Meskipun beberapa kritik menyebut Piala Dunia Klub sebagai turnamen yang mirip dengan pertandingan persahabatan, para pemain PSG bermain dengan serius. Meskipun sempat mengalami kekalahan dari Botafogo, PSG berhasil mengalahkan Atletico Madrid dan Real Madrid dengan skor 4-0, serta Bayern Munich dengan skor 2-0 meskipun harus bermain dengan sembilan pemain.
Gol Cepat, Dominasi Tanpa Ampun
Kecepatan, umpan, dan tekanan yang diterapkan PSG membuat lawan-lawannya kesulitan. Pada pertandingan melawan Real Madrid, PSG sudah unggul 3-0 dalam waktu 24 menit berkat dua gol dari Fabian Ruiz dan satu gol dari Ousmane Dembele. Goncalo Ramos menambah koleksi gol PSG dengan mencetak gol ketiga menjelang akhir pertandingan.
Andros Townsend, analis dari Dazn, menyatakan, “Luis Enrique telah menciptakan monster.” Mantan penyerang Real Madrid, Gareth Bale, menambahkan, “Mereka terlihat seperti tim yang akan ada dalam waktu lama. Mereka sangat muda, tanpa henti, dan ingin mempermalukan tim lawan.”
Perubahan Filosofi Usai Era Mbappe
Dalam setahun terakhir, PSG telah berubah dari tim yang banyak dibenci menjadi tim yang menarik perhatian banyak penggemar sepak bola. Kepergian Kylian Mbappe ke Real Madrid setelah kontraknya berakhir musim lalu menjadi momen penting bagi PSG. Luis Enrique berhasil membangun lini serang baru yang terdiri dari Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia, dengan Bradley Barcola juga memberikan kontribusi.
Di lini tengah, kombinasi Joao Neves, Vitinha, dan Ruiz berhasil mengendalikan permainan. John Obi Mikel, mantan gelandang Chelsea, menyebut penampilan PSG sebagai “masterclass”. Sementara Callum Wilson, mantan striker Newcastle, mengatakan, “Beberapa permainan PSG seperti menonton FIFA. Sangat luar biasa.”
PSG kini sudah meraih Piala Prancis, Ligue 1, dan Liga Champions, dan mereka hanya satu langkah lagi untuk meraih trofi keempat mereka di tahun 2025. Jika berhasil, PSG berpotensi meraih lima gelar dengan menambahkan Trophee des Champions.
Menatap Final vs Chelsea
Chelsea akan menjadi lawan tangguh bagi PSG di final mendatang. Sejak final Coupe de France, PSG telah memenangkan lima pertandingan knockout terakhir dengan skor total 18-0.
Luis Enrique kini dianggap sebagai salah satu pelatih elit di dunia sepak bola, setelah meraih Treble bersama Barcelona dan PSG. Bale menambahkan, “Dia telah menetapkan standar yang tinggi dan semua orang di sepak bola akan berusaha meniru mereka dan menghentikan mereka.”
Satu-satunya kekhawatiran bagi PSG adalah kelelahan. Pertandingan hari Minggu akan menjadi yang ke-65 mereka sejak awal musim 2024-25, dan sebulan setelah itu mereka akan menghadapi Tottenham di Super Cup UEFA.
Ousmane Dembele, yang tampil mengesankan, telah mencetak 35 gol dan memberikan 16 assist dalam 52 pertandingan musim ini. Enrique menilai, “Dia layak memenangkan segalanya karena dia memberikan segalanya untuk klub.”
Sementara itu, Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, masih dalam proses mengenal timnya setelah mengambil alih posisi tersebut. Alonso mengakui bahwa timnya perlu belajar dari kekalahan ini dan berkomitmen untuk membangun kembali tim yang kompetitif.