Houston, Texas – Houston Rockets mencatatkan salah satu comeback terbesar dalam sejarah NBA setelah berhasil mengatasi defisit 25 poin dan mengalahkan Philadelphia 76ers dengan skor 144-137 dalam laga yang berlangsung di Toyota Center, Selasa (18/3/2025) waktu setempat.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini sempat didominasi oleh Philadelphia 76ers, yang tampil agresif sejak kuarter pertama. Joel Embiid dan Tyrese Maxey menjadi motor serangan Sixers, membawa tim tamu unggul 39-20 di akhir kuarter pertama. Keunggulan Philadelphia semakin melebar di kuarter kedua, dengan selisih mencapai 25 poin pada pertengahan laga.
Namun, Houston Rockets menunjukkan semangat pantang menyerah. Dipimpin oleh Jalen Green dan Alperen Sengun, tuan rumah mulai memperkecil ketertinggalan di kuarter ketiga. Akurasi tembakan Rockets meningkat drastis, sementara pertahanan mereka berhasil meredam serangan Sixers.
Masuk ke kuarter keempat, momentum beralih sepenuhnya ke tangan Rockets, yang melesakkan 38 poin dalam 12 menit terakhir untuk memaksakan perpanjangan waktu dengan skor imbang 126-126.
Di babak overtime, Rockets semakin mendominasi permainan. Jalen Green tampil luar biasa dengan mencetak total 30 poin, 7 assist, dan 5 rebound. Sementara itu, Fred VanVleet menambah 24 poin, termasuk beberapa tembakan tiga angka krusial di masa perpanjangan waktu.
Di sisi lain, Sixers tampak kehabisan tenaga setelah keunggulan besar mereka perlahan terkikis. Joel Embiid, yang menyumbang 37 poin dan 13 rebound, gagal membawa timnya kembali menguasai jalannya laga.
Dengan kemenangan ini, Houston Rockets tidak hanya menambah catatan positif di musim reguler, tetapi juga mencatatkan salah satu comeback terbesar dalam sejarah NBA.
Rekor comeback terbesar masih dipegang oleh Utah Jazz, yang bangkit dari ketertinggalan 36 poin melawan Denver Nuggets pada tahun 1996.
Pelatih Rockets, Ime Udoka, mengapresiasi mentalitas timnya yang tidak menyerah meski tertinggal jauh. “Kami percaya pada kemampuan kami dan tetap tenang meski dalam situasi sulit. Ini adalah kemenangan yang sangat spesial,” ujar Udoka seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Sixers, Nick Nurse, mengakui bahwa timnya kehilangan fokus di babak kedua. “Kami memulai dengan sangat baik, tapi tidak bisa mempertahankan intensitas. Houston bermain luar biasa dan pantas menang,” katanya.
Houston Rockets akan menghadapi San Antonio Spurs dalam laga berikutnya, sementara Philadelphia 76ers berusaha bangkit saat bertemu dengan Boston Celtics di pertandingan selanjutnya.
Kemenangan bersejarah ini menegaskan bahwa di dunia NBA, segalanya masih mungkin hingga bel terakhir berbunyi.