Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Religi

Hukum Memotong Kuku di Hari Senin dalam Agama Islam

badge-check


					Hukum Memotong Kuku di Hari Senin dalam Agama Islam Perbesar

Memotong kuku adalah salah satu kegiatan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bagian dari menjaga kebersihan diri. Dalam agama Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman, dan memotong kuku termasuk dalam fitrah manusia. Rasulullah SAW bersabda, “Fitrah itu ada lima: berkhitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak” (H.R. Muslim).

Hukum Memotong Kuku di Hari Senin Menurut ajaran Islam, memotong kuku pada hari Senin diperbolehkan dan bahkan dianjurkan. Hal ini didasarkan pada hadits yang menyebutkan bahwa memotong kuku pada hari Senin mengandung keutamaan dan mendatangkan keberkahan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memotong kuku mereka pada hari Senin sebagai bagian dari menjaga kebersihan dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Doa Sebelum Memotong Kuku Sebelum memotong kuku, ada doa yang dianjurkan untuk dibaca: بِسْمِ اللهِ وَ بِاللهِ، وَ عَلَى سُنَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ (Bismillaah wa billaah, wa ‘alaa sunnati sayyidinaa Muhammad wa aali sayyidinaa Muhammad) Artinya: “Dengan menyebut nama Allah dan dengan pertolongan Allah, serta mengikuti jejak junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya”.

Adab Memotong Kuku dalam Islam Islam juga mengajarkan adab dalam memotong kuku. Imam Nawawi menyebutkan bahwa urutan memotong kuku dimulai dari tangan kanan, kemudian tangan kiri, dan dilanjutkan dengan kaki kanan dan kaki kiri. Urutan ini dianjurkan untuk diikuti oleh umat Muslim.

Hari-Hari Lain untuk Memotong Kuku Selain hari Senin, ada hari-hari lain yang dianjurkan dan tidak dianjurkan untuk memotong kuku menurut ajaran Islam:

  • Hari Selasa: Tidak dianjurkan karena dapat mendatangkan keburukan.
  • Hari Rabu: Tidak dianjurkan karena dapat membuat akhlak menjadi buruk.
  • Hari Kamis: Dianjurkan karena dapat mendatangkan kekayaan.
  • Hari Jumat: Dianjurkan karena dapat mendatangkan kebaikan dan menambah ilmu.
  • Hari Sabtu: Tidak dianjurkan karena dapat membuat seseorang tertimpa sakit.
  • Hari Minggu: Tidak dianjurkan karena dapat mendatangkan hal buruk.

Dengan mengetahui hukum dan adab memotong kuku dalam Islam, umat Muslim dapat lebih sering melakukan amal tersebut untuk mendapatkan pahala dan menjaga kebersihan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HARJABA ke-254, Pemdes Bersama Warga Desa Gladag Gelar Khotmil Qur’an

18 Desember 2025 - 14:00 WIB

Sembur Utik Alat Rumah Tangga, Tradisi Unik Maulid Nabi di Desa Gladag

28 September 2025 - 15:00 WIB

Maulid Nabi di Dusun Lateng Desa Gladag, Chaidir: Mari Tauladani Akhlak Rasulullah

13 September 2025 - 22:18 WIB

Gema Sholawat dan Santunan Yatim Piyatu – Dhuafa di Desa Gladag

12 Juli 2025 - 20:42 WIB

Ngalap Berkah dari Tanah Suci, Pemdes Gladag Gelar Ziarah Haji

30 Juni 2025 - 17:56 WIB

Trending di Religi