Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Inggris Beli 12 Jet Tempur F-35A, Mampu Luncurkan Senjata Nuklir

badge-check


					(foto: Kemenhan AS) Perbesar

(foto: Kemenhan AS)

Den Haag – Pemerintah Inggris umumkan rencana beli 12 unit jet tempur F-35A buatan Lockheed Martin yang mampu membawa senjata nuklir taktis. Langkah ini disebut sebagai perluasan terbesar kekuatan nuklir negara itu sejak akhir Perang Dingin.

Dalam pernyataan resmi pada Selasa (24/6/2025), Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan bahwa pemerintahannya mengambil keputusan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

“Di era ketidakpastian radikal seperti sekarang, kita tak bisa lagi menganggap perdamaian sebagai hal yang pasti. Inilah alasan pemerintah saya berinvestasi dalam keamanan nasional,” kata Starmer.

Kembalikan Kemampuan Peluncuran Nuklir dari Udara

Pembelian F-35A ini akan mengembalikan kemampuan Inggris untuk meluncurkan senjata nuklir dari udara. Kemampuan tersebut terakhir dimiliki Inggris lewat bom WE-177 sebelum dihentikan pada tahun 1998. Selama dua dekade terakhir, sistem pertahanan nuklir Inggris hanya mengandalkan armada kapal selam Trident.

Dengan pesawat generasi kelima ini, Inggris akan memiliki armada “dual-capable aircraft” atau pesawat yang mampu membawa senjata konvensional dan nuklir, sebuah kontribusi penting bagi NATO jika terjadi konflik.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyambut baik langkah tersebut. “Ini adalah kontribusi kokoh lainnya dari Inggris untuk NATO,” ujarnya.

Perkuat Deteren Nuklir di Tengah Ketegangan Global

Keputusan Inggris untuk memperkuat sistem nuklirnya muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia serta berkurangnya peran Amerika Serikat sebagai penjaga keamanan Eropa. Pemerintah Inggris juga tengah memperbarui armada kapal selam nuklirnya dan meningkatkan anggaran pertahanan.

Menurut seorang pejabat Inggris yang enggan disebut namanya, pesawat-pesawat tersebut kemungkinan akan mengandalkan bom nuklir taktis B61 milik Amerika Serikat. AS sendiri telah menarik seluruh senjata nuklirnya dari Inggris pada 2008, seiring menurunnya ancaman pasca-Perang Dingin.

Jet tempur F-35A juga akan memperkuat keterpaduan Inggris dengan sekutu NATO seperti AS dan Prancis. Kedua negara tersebut memiliki sistem nuklir berbasis darat, laut, dan udara.

Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Pertahanan

Downing Street menyebut bahwa pembelian jet ini akan mendukung sekitar 20.000 lapangan kerja di sektor industri pertahanan Inggris. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menaikkan belanja pertahanan dan keamanan hingga 5 persen dari PDB pada 2035, sesuai target NATO.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, pemerintah Inggris menyatakan bahwa negara harus “secara aktif mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perang di dalam negeri.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional