Jakarta – Menyambut masa libur sekolah, industri film Tanah Air bersiap menyuguhkan beragam tontonan segar di layar lebar. Sepanjang Juni 2025, sedikitnya 14 film Indonesia dijadwalkan tayang di bioskop, menghadirkan berbagai genre mulai dari drama, komedi, horor, hingga religi.
Keragaman ini diharapkan mampu menjadi alternatif hiburan keluarga di tengah momen liburan, sekaligus mendorong antusiasme masyarakat untuk kembali meramaikan gedung bioskop.
5 Juni: Dari Budaya Jawa hingga Horor Kucing Hitam
Empat film dijadwalkan tayang pada pekan pertama Juni. Sutradara Hanung Bramantyo menghadirkan “Gowok: Kamasutra Jawa”, sebuah drama budaya yang mengangkat tradisi gowok dalam konteks rumah tangga pada masa Jawa kuno. Film ini dibintangi oleh Reza Rahadian, Raihaanun, dan Lola Amaria.
Bagi pencinta drama romantis, film “Tak Ingin Usai di Sini” menjadi pilihan menarik. Diadaptasi dari film Korea More than Blue (2009), kisahnya menyentuh hati lewat tokoh K yang diam-diam mencarikan jodoh untuk wanita yang ia cintai, Cream, di tengah perjuangan melawan kanker. Bryan Domani dan Vanesha Prescilla didapuk sebagai pemeran utama.
Film “Sampai Jumpa, Selamat Tinggal” membawa nuansa perjalanan lintas negara. Putri Marino dan Jerome Kurnia membintangi drama ini sebagai dua orang Indonesia yang dipertemukan takdir di Korea Selatan.
Sementara itu, unsur supranatural diangkat dalam film horor “Tenung”, adaptasi novel karya Risa Saraswati dan Dimas Tri Aditiyo. Film ini mengisahkan peristiwa ganjil setelah Linda, ibu dari tokoh utama Ira, bangkit dari kematian karena dilangkahi kucing hitam.
12 Juni: Komedi, Religi, hingga Cerita Cinta Tokoh Publik
Pekan kedua Juni menghadirkan nuansa lebih ringan dan variatif. Trio komika GJLS meramaikan layar lebar lewat “GJLS: Ibuku Ibu-Ibu”, komedi tentang tiga bersaudara yang ingin menggagalkan pernikahan ayah mereka demi warisan. Film ini turut dibintangi Luna Maya dan Bucek Depp.
Film religi “Hayya 3: Gaza” melanjutkan kisah Abdullah Gaza dan pertemuannya dengan Hayya, gadis asal Palestina. Kisah cinta yang menginspirasi juga ditampilkan dalam “Senyum Manies Love Story”, film yang terinspirasi dari kisah Anies Baswedan dan istrinya.
Sementara itu, “Keluarga Super Irit” mengangkat humor kehidupan sehari-hari lewat cerita keluarga yang menerapkan gaya hidup ekstrem hemat. Adapun Dwi Sasono memimpin jajaran pemain dalam film adaptasi komik Korea ini.
19 Juni: Lanjutan Kisah Cinta dan Konflik Supranatural
Empat film baru siap tayang pada 19 Juni, termasuk “Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia” yang melanjutkan kisah Aisha dan Arif di wilayah Muslim Tiongkok. Yasmin Napper dan Baskara Mahendra beradu akting dalam drama ini.
Film “Syirik (Danyang Ratu Laut Selatan)” menampilkan kembalinya Nikita Mirzani ke layar lebar. Cerita ini mengangkat konflik antara kepercayaan tradisional dan nilai-nilai agama di desa Wonosari.
“Jalan Pulang” menyuguhkan perjalanan spiritual seorang ibu demi menyelamatkan anaknya dari penyakit misterius, sementara “Angel Pol” mengisahkan orkes dangdut keliling sebagai titik balik dua tokoh yang bangkit dari keterpurukan.
29 Juni: Penutup Bulan dengan Tawa dan Teror
Akhir Juni ditutup dengan dua film dari genre yang berbeda. Komedi romantis “Jodoh 3 Bujang” menyoroti tiga pria lajang yang diminta menikah serentak demi menghemat biaya adat. Film ini dibintangi Jourdy Pranata dan Rey Bong.
Sementara itu, “Lorong Kost” membawa teror ke layar lebar. Film horor ini bercerita tentang Tika yang dihantui setelah kematian misterius penghuni kost, Tania.