Jakarta – Kebakaran hebat melanda tiga rumah kontrakan di Jalan Kutilang, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 06.12 WIB. Dalam insiden ini, empat orang anak ditemukan tewas setelah terjebak di lantai dua rumah yang terbakar. Dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik.
Komandan piket Damkar Jakarta Selatan, Sarono, mengatakan bahwa korban terdiri atas tiga anak perempuan dan satu anak laki-laki. Mereka berusia sekitar 3 hingga 13 tahun.
“Untuk korban tadi ditemukan di lantai 2 ya. Usia kisarannya 3 tahun, 4 tahun, 7 tahun, dan sekitar 13 tahun. Tiga perempuan, satu laki-laki,” kata Sarono kepada wartawan di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Sarono menyebut, besar kemungkinan anak-anak tersebut terlambat menyelamatkan diri saat api mulai membesar. “Pada dasarnya kita menemukannya di lantai 2. Ada kemungkinan mereka terlambat menyelamatkan diri,” ujarnya.
Dugaan Korsleting Listrik
Berdasarkan pemeriksaan awal, penyebab kebakaran adalah percikan api yang berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar rumah kontrakan tersebut.
“Dugaan sementara ada fenomena kelistrikan, ya. Objeknya ini rumah tinggal, kontrakan,” jelas Sarono.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 200 meter persegi. Sebanyak 20 unit pemadam kebakaran dan 70 personel dikerahkan untuk mengendalikan api. Namun proses pemadaman sempat terkendala karena akses jalan yang sempit dan sumber air yang jauh dari lokasi.
Saksi: Korban Berada di Lantai Dua
Salah satu saksi mata, Henri, menceritakan detik-detik kepanikan saat api mulai melahap rumah tersebut. Dalam situasi seperti itu, Ia melihat orang tua para korban meloncat keluar rumah demi menyelamatkan diri.
“Saya lihat ibu-ibunya loncat dari dalam rumah. Saat itu sebenarnya api belum besar, masih asap tebal saja. Titik apinya dari kamar,” kata Henri.
Setelah api padam, tim pemadam menemukan jasad keempat anak dalam kondisi bertumpuk di satu titik di lantai dua.
“Pihak pemadam nemuin di satu titik, numpuk di situ semua. Di bawah ke Cipto, RSCM,” lanjutnya.
Pemprov DKI Salurkan Bantuan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa dan segera menyalurkan bantuan darurat untuk warga terdampak. Sebanyak 46 jiwa dari 16 Kepala Keluarga menjadi korban terdampak kebakaran ini, termasuk 21 anak-anak dan 5 lansia.
“Pemprov DKI sudah memberikan bantuan berupa makanan, perlengkapan tidur, hingga tenda pengungsian,” ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim.
Sudin Sosial Jakarta Selatan juga telah menyalurkan 100 paket makan siang, 40 paket family kit, 40 paket perlengkapan anak, dan 10 kasur lipat untuk warga terdampak.
Sementara itu, Pemprov DKI telah mendirikan tenda pengungsian di lapangan bulu tangkis dekat lokasi kebakaran. Sekitar 20 warga tercatat mengungsi.
Jenazah keempat anak korban kebakaran saat ini berada di RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Pemprov DKI telah mempersiapkan pemakaman di TPU Menteng Pulo.