Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

News

Kwik Kian Gie Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Nasionalis

badge-check


					Kwik Kian Gie Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Nasionalis Perbesar

Jakarta – Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Kwik Kian Gie, meninggal dunia dalam usia 90 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, melalui unggahan Instagram pribadinya pada Senin (28/7/2025) malam.

“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga dalam unggahan tersebut.

Kepergian Kwik meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan, terutama di dunia akademik dan politik yang selama ini mengenalnya sebagai sosok kritis, independen, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

Perjalanan Hidup Sang Ekonom

Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah pada 11 Januari 1935. Ia menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia dan kemudian melanjutkan studi di Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda.

Sekembalinya ke Tanah Air, Kwik sempat aktif di dunia bisnis, namun kiprahnya lebih menonjol di bidang ekonomi dan politik. Ia dikenal luas karena pandangan-pandangannya yang tajam, sikap independennya terhadap kekuasaan, serta kritik keras terhadap liberalisasi ekonomi yang dianggapnya terlalu membuka ruang bagi campur tangan asing.

Kwik juga dikenal sebagai tokoh yang sangat peduli pada nasib rakyat kecil. Pandangan ekonominya kerap menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat kebijakan, membuatnya dihormati oleh banyak pihak, baik dari dalam maupun luar pemerintahan.

Karier Politik

Perjalanan politik Kwik dimulai pada 1987 ketika ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia. Hubungan politiknya dengan Megawati Soekarnoputri kemudian menguat, terutama setelah Megawati menjabat Ketua Umum PDI Perjuangan.

Kariernya semakin menanjak ketika ia dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Selain itu, Kwik juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dalam berbagai jabatan tersebut, ia tetap dikenal sebagai sosok yang tak segan menyampaikan kritik keras kepada penguasa, termasuk terhadap kebijakan ekonomi yang dinilainya tak berpihak kepada rakyat.

Tetap Aktif di Masa Tua

Di usia senja, Kwik tetap aktif menulis dan berbicara di berbagai forum akademik. Ia juga rutin membagikan pandangannya lewat media sosial, memperlihatkan bahwa semangatnya dalam memperjuangkan ekonomi kerakyatan tak pernah padam.

Kepergiannya meninggalkan jejak panjang perjuangan intelektual yang tak hanya tercatat dalam buku-buku dan tulisan, tetapi juga dalam ingatan kolektif bangsa Indonesia.

Selamat jalan, Pak Kwik. Indonesia berterima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran BLTS Kesra Tahap I Desa Gladag: 246 Warga Terima Bantuan Rp 900 Ribu

24 November 2025 - 19:34 WIB

Gebyar Janger Remaja Madyo Utomo: Kolaborasi Mahasiswa dan Pemdes Gladag Lestarikan Budaya Banyuwangi

16 November 2025 - 20:01 WIB

Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Dirjen Pesantren, Babak Baru Perhatian Negara untuk Dunia Santri

24 Oktober 2025 - 09:27 WIB

Pesantren Menyapa Dunia Digital: Kolaborasi Ilmu, Teknologi, dan Akhlak

22 Oktober 2025 - 15:08 WIB

Lomba FASI Banyuwangi 2025 Resmi Dibuka, Ratusan Siswa SD Ikuti MTQ dan Pildacil

16 Oktober 2025 - 12:38 WIB

Ratusan siswa SD dari berbagai kecamatan di Banyuwangi ikut Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2025 di GOR dan SMPN 1 Giri Banyuwangi.
Trending di News